Helo Indonesia

Sumur Mengering dan PDAM Bermasalah, BPBD Bandarlampung Kirim Air Bersih

1 jam 11 menit lalu
    Bagikan  
Sumur Mengering dan PDAM Bermasalah, BPBD Bandarlampung Kirim Air Bersih

BPBD Kota Bandarlampung bergerak melakukan distribusi air bersih.( hajim)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM--Kekeringan dan gangguan aliran PDAM membuat ratusan warga di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung kesulitan mendapatkan air bersih. BPBD Kota Bandarlampung bergerak melakukan distribusi air bersih hingga Jumat (28/8/2026) malam.

Dalam dua hari. BPBD kota Bandarlampung mencatat sembilan kali pendistribusian air bersih di sejumlah kelurahan.Bantuan tersebut menyasar sedikitnya 586 kepala keluarga (KK) atau 2.113 jiwa yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

undefined

Kalak BPBD Kota Bandarlampung Idham Syahputra mengatakan.Distribusi air bersih pertama dilakukan pada Kamis (27/8) malam di Jalan Bukit 3 Nomor 23D, depan Masjid Asolihin, RT 10 LK II, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur.

Sebanyak 3 KK atau 13 jiwa menerima bantuan di lokasi tersebut. Kondisi ini terjadi karena aliran PDAM tidak mengalir dan warga mengalami kekeringan. BPBD mengerahkan satu unit suplai dengan kapasitas 5.000 liter air.

" Pada Jumat (28/8), distribusi air bersih kembali dilakukan di delapan titik. Pendistribusian pertama dilakukan pukul 09.42 WIB di Jalan Raya Suban, Kampung Batu Suluh, RT 18 LK II, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi. Sebanyak 70 KK atau 300 jiwa terdampak akibat sumur milik warga mengalami kekeringan," jelasnya.

"Tiga menit kemudian, BPBD mendistribusikan air bersih ke Jalan Raya Suban, RT 10 LK I, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang. Bantuan diberikan kepada 70 KK atau 300 jiwa.
Selanjutnya, di Perumahan Blora Indah, Jalan Pagar Alam, RT 03 LK II, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat," ujar Idham.

Sebanyak 110 KK atau 300 jiwa mengalami kesulitan air bersih di kawasan tersebut. Berbeda dengan lokasi lainnya, gangguan air terjadi setelah pipa PDAM pecah saat proses penggalian dalam pekerjaan perbaikan tiang gardu listrik.

" Bantuan kembali disalurkan pada sore hari. BPBD mendistribusikan air bersih ke Jalan RE Martadinata, RT 06 LK II, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur, untuk 20 KK atau 60 jiwa.Kemudian, distribusi dilakukan di Jalan Soekarno Hatta, RT 09A LK I, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang. Lokasi ini menjadi salah satu titik dengan jumlah penerima terbesar, yakni 176 KK atau 600 jiwa," terangnya.

Kalak BPBD Kota Balam Idham Syahputra menambahkan,sekitar setengah jam kemudian, BPBD menyalurkan air bersih kepada 60 KK atau 200 jiwa di Jalan R. Suprapto Gang Kenari, RT 01 LK II, Kelurahan Pelita, Kecamatan Enggal,distribusi kembali dilakukan di Kampung Batu Suluh, Jalan Raya Suban, RT 18 LK II, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi. Kali ini bantuan menyasar 52 KK atau 260 jiwa.

" Distribusi terakhir dilakukan di Jalan Minak Panglima, RT 10 LK II, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur.Sebanyak 25 KK atau 80 jiwa menerima bantuan karena sumur warga mengalami kekeringan dan persediaan air bersih tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari," tuturnya.

Sesuai arahan Wali Kota Bandarlampung,Bunda Eva Dwiana,langkah ini menjadi respons cepat pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan maupun gangguan jaringan air bersih, terutama di wilayah yang sumurnya mulai mengering dan aliran PDAM Way Rilau yang mengalami gangguan.

'" BPBD Bandarlampung Salurkan Air Bersih
Dengan total 2.113 jiwa penerima manfaat, distribusi air bersih selama dua hari tersebut menunjukkan kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah Kota Bandarlampung masih cukup tinggi.

Masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih akibat kekeringan maupun gangguan layanan diharapkan dapat segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar kebutuhan dasar warga dapat ditangani," tandasnya.( Hajim).