LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Nilam Suri Djausal, adik kandung Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, menikah dengan Muhammad Al Fathir di kediaman keluarga Djausal di Jl. Nusa Indah Pahoman, Kota Bandarlampung, Sabtu (10/10/2026).
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama istrinya menyaksikan langsung prosesi pernikahan tersebut. Akad nikah dipimpin oleh ayah mempelai perempuan, Faisol Djausal, dengan mas kawin berupa 10 gram emas yang diserahkan secara tunai.

Ayahanda Nilam yang langsung menikahkan putrinya disaksikan pamandanya, Anshori Djausal.
Prosesi berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan nuansa adat Lampung, menandai babak baru kehidupan Nilam dan Al Fathir di tengah kedua keluarga besar mereka.
Nilam lahir pada 1 Maret 1993. Ia memiliki rekam jejak pendidikan internasional dengan pengalaman belajar di sejumlah lembaga pendidikan luar negeri, antara lain Curtin University di Australia, Peking University di China, University of Manchester dan London School of Economics di Inggris, serta International Fashion Academy di Paris, Prancis.

Gubernur Mirza didampingi istri mendoakan kedua mempelai agar sakinah mawadah warohmah.
Deretan institusi tersebut memiliki bidang keunggulan yang beragam, mulai dari bisnis dan teknologi hingga ekonomi, ilmu sosial, serta industri mode. Nilam kini aktif menggeluti dunia usaha, antara lain di sektor perkebunan kelapa sawit dan budi daya hasil laut.
Nilam merupakan putri Faisol Djausal, pengusaha Lampung yang juga dikenal aktif dalam organisasi olahraga. Faisol pernah dipercaya menjadi Ketua Tim Kampanye Daerah Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka untuk Provinsi Lampung pada Pemilu 2024. Ia juga dikenal sebagai tokoh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Lampung.

Malamnya, keduanya merayakan pernikahan dengan sederhana dan undangan terbatas
Keluarga Djausal memiliki hubungan erat dengan sejumlah tokoh politik dan organisasi di Lampung. Rahmat Mirzani Djausal sendiri tercatat dalam profil resmi Pemerintah Provinsi Lampung sebagai gubernur dengan latar belakang pendidikan teknik mesin dan manajemen.
Pernikahan Nilam dan Al Fathir pun menjadi momen keluarga yang mempertemukan lingkungan pribadi, pendidikan internasional, dan kiprah usaha keluarga Djausal. Di tengah sorotan publik terhadap keluarga kepala daerah, prosesi tersebut juga menjadi pengingat bahwa di balik jabatan dan aktivitas politik, terdapat kehidupan keluarga yang terus berjalan. (HBM)
