HELOINDONESIA.COM - Rencana pembukaan pasar tumpah di depan gapura RT 009/RW 001, Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya, memicu keberatan dan keresahan warga. Lokasi tersebut merupakan akses utama keluar-masuk permukiman yang dilalui berbagai kendaraan, sehingga warga khawatir munculnya kemacetan, kebisingan, sampah, serta penurunan kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
Selain itu, warga menilai belum ada pelibatan masyarakat dalam pembahasan rencana ini. Mereka menegaskan bahwa setiap kebijakan yang berdampak langsung terhadap lingkungan tempat tinggal seharusnya dibahas terlebih dahulu melalui musyawarah bersama warga yang terdampak.
Awak media kemudian melakukan penelusuran dan menemui sejumlah warga serta tokoh masyarakat. Dari informasi yang diperoleh, gagasan pembukaan pasar tumpah ini disebut berasal dari inisiatif sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut, awak media menghubungi Camat Bubutan, Hajar Sulistyono, S.Sos., M.Si. Menanggapi keberatan warga, Camat menyatakan telah turun langsung ke lokasi dan mengetahui siapa pihak yang menggagas rencana tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa perkembangannya akan dimonitor setiap dini hari.
Pernyataan itu disampaikan di sela kegiatan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Demak, Surabaya, bersama Satpol Kota Surabaya dan Trantib se-Kecamatan dan Kelurahan se-Bubutan, pada dini hari 25 Oktober 2026.****
