PATI, HELOINDONESIA.COM - Kontingen Kota Semarang sukses menunjukkan dominasi pada cabang olahraga (cabor) senam kategori artistik dalam helatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Kota Semarang tampil sebagai juara umum setelah menguasai panggung kompetisi yang berlangsung selama tiga hari di Gymnastic Hall, Pati, Jawa Tengah, Sabtu 24 Oktober 2026.
Tim Kota Lumpia memimpin puncak klasemen senam artistik dengan mengoleksi total 13 medali, terdiri atas 9 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu.
Baca juga: Dari Grobogan ke Semarang, Kirab Api Abadi Mrapen Resmi Buka Rangkaian Porprov 2026
Kabupaten Pati sebagai tempat penyelenggara cabor senam artistik, berada di posisi kedua dengan raihan 3 emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Sementara itu, peringkat ketiga diduduki Kabupaten Karanganyar yang membawa pulang 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.
Medali emas tersisa berhasil diraih oleh Kabupaten Sragen (1 emas). Adapun beberapa daerah lain yang turut menyumbangkan medali meliputi Kabupaten Brebes (2 perak, 2 perunggu), Kabupaten Grobogan (1 perak, 2 perunggu), serta Kabupaten Purworejo (1 perunggu). Secara keseluruhan, cabor senam artistik ini memperebutkan total 14 medali emas, 14 perak, dan 13 perunggu.
Berjalan Mulus dan Lancar
Ketua Harian Pengurus Provinsi Federasi Gymnastics Indonesia (FGI) Jawa Tengah, Tommy Soenjoto, mengapresiasi kelancaran seluruh rangkaian pertandingan senam artistik yang berjalan tanpa hambatan dari awal hingga akhir.
“Dari mulai kedatangan peserta, technical meeting (TM), sampai pelaksanaan hari ke-3 ini, artistik gimnastik lancar, tidak ada kendala sama sekali,” kata Tommy saat dihubungi.
Lebih dari sekadar ajang perebutan medali regional, Tommy menegaskan bahwa Porprov XVII ini menjadi momentum strategis bagi FGI Jawa Tengah untuk memetakan atlet-atlet potensial.
“Porprov ini juga momentum bagi kami selaku FGI Jateng sebagai ajang seleksi atlet untuk membentuk Tim Bayangan Pra-PON tahun depan,” tegasnya.
Baca juga: Ukir Prestasi Digital, Lima Mahasiswa USM Lolos Apple Foundation Program di Surabaya
Hasil akhir pertandingan ini akan menjadi bahan evaluasi mendalam bagi pengurus dalam menentukan atlet terbaik yang layak memperkuat Jawa Tengah di kancah nasional.
Setelah sukses menyelesaikan disiplin artistik di Pati, FGI Jawa Tengah kini langsung mengalihkan fokus untuk mengawal disiplin senam ritmik dan aerobik gimnastik.
Persiapan venue telah dimulai di GOR Prof. Kamiso, Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (Unnes).
“Mohon doa restunya kepada masyarakat Jateng, agar Porprov khususnya gimnastik ini selalu dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sukses,” pungkas Tommy. (Aji)
