Helo Indonesia

Pemkot Bandarlampung Aktifkan Kembali Bank Sampah di 126 Kelurahan

57 menit lalu
    Bagikan  
Pemkot Bandarlampung Aktifkan Kembali Bank Sampah di 126 Kelurahan

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandarlampung, Budi Ardianto

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM --- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mendorong pembentukan dan pengaktifan kembali bank sampah di 126 kelurahan. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih.

undefined

Melalui program bank sampah, masyarakat diharapkan dapat memisahkan sampah organik, anorganik, serta sampah yang masih memiliki nilai ekonomis. Sampah yang dapat didaur ulang nantinya bisa dikumpulkan, dikelola, dan dijual kembali sehingga memberikan manfaat finansial bagi warga.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandarlampung, Budi Ardianto, menjelaskan bahwa saat ini pemerintah masih melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Selain itu, pembentukan kepengurusan bank sampah di setiap kelurahan juga terus dipersiapkan agar program pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat kembali berjalan.

"Saat ini, pemerintah masih melakukan sosialisasi sekaligus membentuk kepengurusan Bank Sampah di setiap kelurahan agar program pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat kembali berjalan," ujar Budi, Sabtu (24/10/2026).

Menurut Budi, pengaktifan kembali bank sampah diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah. Program ini juga membuka peluang bagi warga untuk memperoleh penghasilan tambahan dari sampah yang memiliki nilai jual.

" Sebagai tahap awal, Pemkot Bandarlampung akan menjadikan lima kecamatan sebagai lokasi percontohan program bank sampah. Kecamatan tersebut meliputi Tanjung Senang, Way Halim, Bumi Waras, Kedamaian, dan Langkapura," tuturnya.

" Melalui program ini, Pemkot Bandarlampung berharap kebiasaan memilah sampah dapat diterapkan secara lebih luas di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan aktif warga, pengelolaan sampah di tingkat kelurahan diharapkan menjadi lebih optimal dan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, serta berkelanjutan," tandasnya.( Hajim).