SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Menciptakan budaya positif menjadi dasar bagi guru dalam membangun karakteristik siswa di sekolah, demikian disampaikan Nika Dewi Indriati, calon guru penggerak SMK Negeri 6 Semarang dalam kegiatan Diseminasi Budaya Positif di Aula Perpustakaan Sekolah, Sabtu 21 Oktober 2023.
Menurut Nika, bahwa budaya positif adalah semua kegiatan yang berorientasi pada hal-hal yang baik, mulai dari siswa berangkat sekolah, selama belajar di sekolah hingga kepulangan, mereka dibangun dan dikembangkan dalam konsistensi diri yang benar.
Baca juga: Pemkot Semarang Berupaya Capai Zero Stunting pada 2024
Budaya positif dimulai dari membangun keyakinan bahwa yang dilakukan siswa adalah baik.
''Maka diperlukan motivasi diri, dari bagaimana upaya memahami kebutuhan dasar, melakukan pendampingan, sebagai upaya kontrol,'' katanya.
Dia bagian lain, Kepala SMKN 6 Dra Almiati MSi juga menambahkan, budaya positif itu hakikatnya memahami kehidupan dengan baik dan bahagia, bahagia dalam belajar, bahagia dalam bekerja dan bahagia dalam beribadah. Ini semua bentuk dari membentuk kedisplinan yang positif.
Nampak hadir pada kegiatan tersebut para guru PPL, Rofi'ul Khafidz guru agama, Almiati berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi para guru untuk menjadi guru penggerak, sebagai ikhtiar untuk selalu belajar dan berinovasi. (Aji)