SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Bosan dengan rute wisata yang itu-itu saja? Komunitas Saujana punya cara segar untuk menikmati sudut Kota Semarang. Menggandeng influencer lokal ternama, @cindykcindy, Saujana dalam program kerjanya sukses menggelar walking tour edukatif menyusuri kawasan bersejarah Kampung Melayu, Semarang, pada Sabtu 13 Juni 2026.
Agenda yang dimulai sejak pagi hari ini diikuti sekitar 20 peserta yang membaur jadi satu, mulai dari mahasiswa, pencinta sejarah, hingga masyarakat umum. Sepanjang rute perjalanan, antusiasme peserta tampak begitu tinggi. Ini menjadi bukti bahwa sejarah lokal punya daya tarik yang luar biasa kuat jika dikemas dengan cara yang interaktif dan kekinian.
Baca juga: SMAN 10 Semarang Juarai Lomba Video Kreatif Campus Experience Challenge FE USM
Kampung Melayu dipilih bukan tanpa alasan. Sebagai salah satu permukiman tertua di Semarang, kawasan ini menyimpan memori kolektif tentang kuatnya akulturasi budaya antara etnis Melayu, Arab, Jawa, dan Tionghoa.
Selama walking tour, peserta diajak menjelajahi gang-gang kampung dan berhenti di beberapa titik ikonik, salah satunya Masjid Menara Layur yang legendaris. Sembari berjalan, pemandu dari Saujana dengan apik memaparkan kisah di balik arsitektur bangunan, sejarah manis perdagangan masa lalu, hingga kehangatan warga lokal yang menyambut ramah rombongan.
Kehadiran CindyKCindy dalam acara ini pun memberikan warna tersendiri. Tak sekadar ikut berjalan kaki, ia juga aktif membagikan keseruannya menjelajahi sudut tersembunyi Semarang ini.
"Kegiatan kali ini seru, asyik, dan kita bisa eksplor yang mungkin dari temen-temen di Semarang sendiri belum tahu. Dan di Kampung Melayu ini estetik banget, penghuninya juga ramah-ramah," ungkap Cindy antusias.
Apresiasi
Apresiasi tinggi juga datang dari Ayang Fitrianti, Dosen Pengampu Mata Kuliah Ilkom USM yang turut hadir mendampingi jalannya kegiatan lapangan ini. Dia mengaku bangga dengan inisiatif kreatif yang ditunjukkan oleh para mahasiswa dalam menghidupkan kembali ruang sejarah.
"Seru banget, keren! Mudah-mudahan besok ada lagi ya. Mudah-mudahan bisa jalan-jalan lagi ke tempat-tempat yang lain, selain Kampung Melayu," tutur Ayang Fitrianti memberikan dukungan penuh.
Baca juga: Sistem Transparan, 228 Ribu Calon Murid Sukses Tembus SMA/SMK Negeri di Jawa Tengah
Suksesnya agenda ini menjadi pemantik bagi komunitas Saujana Kala untuk terus konsisten menghadirkan program-program kerja kreatif yang berfokus pada edukasi, budaya, dan pelestarian sejarah lokal. Melalui rilis resminya, panitia menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dosen pengampu, narasumber, serta seluruh peserta yang telah menyukseskan acara ini. (Aji)