HELOINDONESIA.COM - Gempabumi tektonik dengan magnitudo M4.5 mengguncang wilayah Pulau Pagai Utara, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Jumat (27/12) dini hari pukul 02.55 WIB.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempabumi tersebut berada di laut, 47 km barat daya Pulau Pagai Utara, pada koordinat 2,72° LS dan 99,65° BT dengan kedalaman 33 km.
Jenis dan Mekanisme Gempa
BMKG menjelaskan bahwa gempabumi ini tergolong dangkal dan dipicu oleh aktivitas Sesar Mentawai.
Dampak dan Guncangan
Guncangan dirasakan di Tuapejat, Pulau Pagai, dengan intensitas II-III MMI, di mana getaran terasa nyata dalam rumah dan benda-benda ringan bergoyang. Sementara itu, di wilayah Pesisir Selatan, getaran dirasakan pada skala I-II MMI, yang hanya terdeteksi oleh beberapa orang atau alat. Hingga laporan ini dibuat, belum ada laporan kerusakan akibat gempabumi tersebut.
Aktivitas Susulan
BMKG mencatat satu kali gempabumi susulan hingga pukul 03.35 WIB.
Himbauan kepada Masyarakat
Mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta untuk menghindari bangunan yang rusak atau retak akibat gempabumi dan memastikan kondisi bangunan aman sebelum kembali ke dalamnya.
Informasi resmi mengenai gempabumi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi BMKG seperti media sosial Instagram dan Twitter (@infoBMKG), situs web resmi (www.bmkg.go.id), aplikasi mobile InfoBMKG, serta kanal Telegram InaTEWS_BMKG.
Sumber: Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Dr. Suaidi Ahadi.