TANGGAMUS LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ----Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Tanggamus bersama International Labour Organization (ILO) dan BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan kepada ahli waris petani kopi penerima manfaat di Aula Kecamatan Sumberejo, Selasa, lalu.
Kepala Disbunak Kabupaten Tanggamus Henri Patra mengatakan, peningkatan produksi sejumlah komoditas perkebunan menjadi salah satu indikator positif terhadap perkembangan sektor perkebunan sekaligus kesejahteraan petani.
"Produksi perkebunan kita meningkat signifikan, baik produksi kopi, kakao maupun kelapa. Sehingga penghasilan petani dengan indikator NTP petani, khususnya subsektor perkebunan, mengalami kenaikan yang positif," kata Henri saat diwawancarai di kantornya, Senin, 10 Agustus 2026.
Ia menyebutkan, Nilai Tukar Petani (NTP) subsektor perkebunan tercatat mencapai 137 persen, jauh di atas target sebesar 102,50 persen.
Peningkatan juga terlihat dari produktivitas kopi. Produksi kopi yang sebelumnya berada di kisaran 856 kilogram per hektare meningkat menjadi sekitar 1.027 kilogram per hektare.
"Produktivitas kopi juga meningkat dari sekitar 856 kilogram per hektare menjadi 1.027 kilogram per hektare," ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya perkembangan positif pada sektor perkebunan Tanggamus, yang diharapkan terus berdampak terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.
Sementara itu, penyerahan santunan melalui kolaborasi Disbunak, ILO dan BPJS Ketenagakerjaan menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial bagi petani dan keluarganya, khususnya dalam menghadapi risiko yang berkaitan dengan pekerjaan.