Back to School untuk Lindungi Pelajar, IPNU-IPPNU Jateng Gelar ToT dan Diklat Pembina Komisariat

Jumat, 25 April 2025 22:04
Acara pembukaan Training of Trainer oleh IPNU-IPPNU Jateng. Buku Pedoman Pelaksanaan Komisariat diluncurkan oleh Ketua IPNU M Irfan Khamid dan Wakil Sekretaris PWNU Jateng KH Gufron Hamzah

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Bertolak dari keinginan membentuk trainer yang unggul pada organisasi pelajar, Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Tengah dan PW Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Tengah menggelar Training of Trainer (ToT) dan Diklat Pembina Komisariat di Kampus Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), Semarang, 25-27 April 2025.

Kegiatan ToT dan Diklat Pembina Komisariat yang mengusung tema “Bergerak Bersama Pelajar Berbudaya Annahdliyah” tersebut dibuka oleh Wakil Sekretaris PWNU Jawa Tengah Dr KH Gufron Hamzah pada Jumat 25 April 2025.

Baca juga: Borobudur Marathon 2025 dapat Dukungan Penuh Gubernur Jateng

Dalam sambutannya, Ketua PW IPPNU Jateng Dwi Sangita mengatakan, kegiatan ini merupakan program kerja IPNU dan IPPNU hasil kongres tahun 2022, yang isinya agar IPNU – IPPNU diminta untuk kembali ke sekolah.

“Kami akan back to school. Kegiatan ini adalah bentuk keseriusan kami untuk mengawal komisariat-komisariat yang ada dibawah naungan LP Ma’arif khususnya di Provinsi Jawa Tengah,” kata Dwi Sangita.

Dia menjelaskan, saat ini banyak terjadi kasus kekerasan seksual termasuk di lingkungan sekolah. “Kami sebagai organisasi pelajar ingin mewujudkan organisasi yang ramah dan bisa melindungi para pelajar putri, kami datang memberikan komisariat untuk melindungi para pelajar putri,” ungkapnya.



Sementara itu, Ketua PW IPNU Jateng Muhamad Irfan Khamid menjelaskan, para peserta akan mendapatkan materi tentang pers pelajar, manajemen pelajar di komisariat, psikologi pelajar dan kebijakan-kebijakan di Nahdlatul Ulama (NU).

“Capaiannya adalah peserta ini mempunyai kapasitas dan kualitas sebagai trainer yang unggul, sehingga bisa menggerakkan siswa untuk membentuk komisariat IPNU- IPPNU,” jelasnya.

Baca juga: Program ABBAS di Semarang Bukti Kepedulian Sosial Masih Ada di Masyarakat

Ketika membuka acara Wakil Sekretaris PWNU Jawa Tengah Dr KH Gufron Hamzah mengapresiasi LP Ma’arif, IPNU dan IPPNU yang telah menginisiasi dan merealisasikan kegiatan ToT dan diklat Pembina komisariat. Menurutnya kegiatan ini merupakan upaya untuk menyukseskan program kerja PWNU Jawa Tengah dengan Nawa Kartika yang berisikan sembilan agenda strategis.

“Salah satunya penguatan organisasi dan penguatan aswaja. Jadi kegiatan ini merupakan salah satu wujud adanya kesatuan, kesesuaian program kerja dari LP Ma’arif dan banom kami IPNU dan IPPNU,” bebernya.

Senada dengan Gufron, Ketua LP Ma’arif Jawa Tengah Fakhruddin Karmani mendukung ruang khidmat LP Ma’arif dengan IPNU – IPPNU. “Peserta-peserta didik yang menjadi kader-kader pengurus NU, maka kami dengan IPNU – IPPNU akan selalu bersinergi untuk membesarkan komisariat sebagai wadah pengkaderan,” katanya.

Baca juga: Ketua Dekranasda Kendal Dorong Pengembangan Wisata dan Tingkatkan Kerajinan Lokal

Rektor Unwahas Prof Dr Mudzakir Ali, MA menyebut Unwahas telah banyak memberikan beasiswa kepada generasi warga NU. “Kader-kader ini betul-betul Insyaallah memberi manfaat besar untuk kedepan,” pungkasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta Training of Trainer dan 20 peserta Diklat Pembina Komisariat yang berasal dari seluruh wilayah Provinsi Jawa Tengah.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan peluncuran buku ''Pedoman Pelaksanaan Komisariat dan Buku Saku Pelajar''. (Aji)


Berita Terkini