Wujudkan World Class Faculty, FSM Undip Gelar Konsolidasi Alumni

Minggu, 18 Mei 2025 12:31
Alumni FSM Undip saat melakukan kegiatan konsolidasi di Jakarta

JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan Konsolidasi Alumni FSM di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta pada Sabtu, 17 Mei 2025.
Acara ini dihadiri lebih dari 80 alumni dari tujuh program studi yang ada di FSM Undip yaitu Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Statistika, Informatika/Ilmu Komputer, dan Bioteknologi.

Baca juga: Temu Alumni IPM Jateng, Perkuat Komitmen Dakwah Islam Berkemajuan


Para peserta berasal dari berbagai angkatan, mulai dari angkatan 1986 hingga 2019, hal ini mencerminkan keterlibatan lintas generasi yang sangat beragam. Konsolidasi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas alumni serta memperkuat peran alumni dalam mendukung reputasi internasional dan pengembangan fakultas.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Ikatan Alumni FSM Undip, Arif Kurniawan, menyampaikan pentingnya peran alumni sebagai mitra strategis fakultas dan universitas.

“Alumni didorong untuk tidak hanya menjadi bagian dari masa lalu, tetapi juga agen perubahan bagi masa depan kampus tercinta. Kami mengajak seluruh alumni untuk bersama-sama mendukung FSM dan UNDIP menuju World Class Faculty dan World Class University. Melalui kolaborasi, kontribusi, dan keterlibatan nyata, alumni diyakini mampu menciptakan dampak sosial dan institusional yang luas,” ungkap Arif.


Sementara itu Dekan FSM Undip Prof Kusworo Adi menegaskan bahwa keberadaan dan kontribusi alumni sangat penting dalam sistem pemeringkatan internasional.
“Dalam QS World University Rankings, dua indikator utama yang terkait langsung dengan alumni, yaitu Employer Reputation dan Employment Outcome, menyumbang sekitar 20% terhadap skor total pemeringkatan. Oleh karena itu, alumni yang berprestasi dan dikenal di dunia profesional menjadi wajah institusi di mata dunia luar. FSM Undip sangat berharap alumni dapat terus memperkuat keterlibatan dalam mendukung pengembangan mutu akademik, penelitian, dan reputasi global,” ungkap Prof Kusworo.

Kontribusi Konkret

Menurutnya, konsolidasi ini juga membahas beberapa bentuk konkret kontribusi alumni yang berdampak langsung terhadap reputasi fakultas dan universitas. Salah satunya adalah membangun jaringan dan koneksi profesional, yang dapat membuka peluang magang, kerja, dan kolaborasi industri bagi mahasiswa dan lulusan baru.

Baca juga: Ontran-Ontran Pertina, Bona: Jangan Sampai Petinju Cari Wadah Baru

Lebih lanjut Prof Kusworo menambahkan bahwa alumni juga aktif dalam memberikan referensi kerja, menghubungkan kampus dengan dunia industri, serta mendorong kolaborasi lintas program studi dan lintas generasi.

FSM juga mendorong seluruh alumni untuk aktif merespons survei dan berkontribusi dalam pencatatan keberhasilan alumni melalui berbagai platform resmi fakultas. Keterlibatan ini tidak hanya meningkatkan reputasi, tetapi juga memperkuat hubungan emosional alumni dengan almamater.

Selain itu, alumni juga memberikan dukungan dalam bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan tempat mereka bekerja. Dukungan ini diarahkan untuk beasiswa mahasiswa, penguatan infrastruktur, pendanaan riset, serta penyelenggaraan program-program strategis lainnya.

Peran alumni dalam menyalurkan bantuan CSR ini akan memperkuat keberlanjutan akademik dan operasional fakultas secara jangka panjang. Alumni FSM juga diajak untuk menjalin sinergi dengan fakultas dalam merancang inisiatif-inisiatif yang mendukung visi strategis Undip.

Baca juga: Rakerprov Pertina, Banjarnegara Tuan Rumah Pra-Porprov Tinju

Kontribusi dalam bentuk profesional dan bisnis juga menjadi poin penting yang dibahas dalam konsolidasi. Alumni yang telah sukses di dunia profesional memberikan saran strategis, menjadi mentor, hingga menjadi narasumber untuk pengembangan institusi.

Selain itu, kerja sama bisnis antara perusahaan alumni dan FSM bisa menjadi jembatan untuk peningkatan kapasitas riset, magang mahasiswa, maupun rekognisi institusi. Pengalaman profesional alumni juga sangat bermanfaat dalam mendukung proses akreditasi dan penyusunan kurikulum berbasis industri. (Aji)

Berita Terkini