✕

Driver Online Lampung Kompak Aksi Nasional Ojol Off Bid Pas Harkitnas Besok

Senin, 19 Mei 2025 19:30
Persiapan aksi OFF BID dan AKSI 205 yang akan digelar besok (Muzzamil/Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Aliansi Driver Online Lampung Bersatu ikut aksi nasional mematikan aplikasi layanan transportasi daring (off bid) bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Selasa (20/5/2025).

Hari itu juga, para driver ojol juga berencana audiensi dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Kantor gubernur. Mereka berharap bisa "curhat" kepada pemimpin daerahnya.

Menurut Ketua Umum Permala, Sidik Nurseto, Senin (19/5/2025), pengemudi ojol, taksol, dan kurol telah bersabar dengan penindasan sepihak dari pihak aplikator yang menerapkan sistem kapitalis.

Aksi tersebut dimotori DPD Asosiasi Driver Online (ADO) Lampung yang dipimpin Syufriadi, Perhimpunan Angkutan Sewa (PAS) Lampung pimpinan Adi Hafazi, dan Perkumpulan Armada Lampung (Permala) pimpinan Sidik Nurseto dan 21 komunitas shelter ojol.

"Manusiawikah, di negara Pancasila, tarif potongan aplikator yang mencekik leher kami, belum lagi skema pemaksaan penggunaan jasa aplikasi tambahan dari aplikator tergantung jarak biaya tarif pemesanan," ujar Sidik Nurseto.

Kata dia, aplikator menerapkan jarak terdekat Rp3 ribu makin jauh makin nambah padahal sudah dibagi zonasi. "Kami mau ada perbaikan ekosistem usaha ini," tandanya dengan nada tinggi.

Sidik turut menyinggung preseden ribut-ribut ojol minta THR (Tunjangan Hari Raya) sejak kurun Februari lalu, yang antiklimaks dengan kebijakan Bonus Hari Raya (BHR) 2025. Sidik "nggak ngilang-ngilangin" itu.

"Ingat THR jadi BHR, itupun harus diributin dulu. Ya Alhamdulillah kalau saya bilang, waktu itu kalo R2 pukul rata paling kecil dapat Rp50 ribu, terus R4 (roda empat) itu Maxim dan Grab dapat Rp500-1,8 juta," katanya.

Nilainya tergantung performa akun, yang rada sepi dari angin ribut itu Shopee karena lebih ke jasa kurir. Kali ini, isu potongan aplikator 10 persen ini kayaknya ya mesti diributin dulu lagi baru ditanggapi. "No viral no justice kan," beber Sidik.

Presiden Prabowo Subianto telah mengimbau aplikator untuk memberikan BHR ke mitra pengemudi atau kurol dengan mempertimbangkan keaktifan kerja, dimana terdapat 250 ribu ojol dan kurol aktif dan 1-1,5 juta orang berstatus paruh waktu.

Dalam statemen bersama, hasil rumusan rapat bersama persiapan aksi, Minggu (18/5/2025) malam, Aliansi Driver Online Lampung Bersatu senada tuntutan dengan sejawat se-Indonesia.

Aliansi sadar aksi off bid 205 akan berdampak pada layanan aplikasi. Namun, kami meminta semua pihak terutama konsumen dapat memahami bahwa langkah ini salah satu upaya mendorong perbaikan ekosistem transportasi yang berkeadilan. (Muzzamil)

Berita Terkini