Jangan ke Pantai dan Pulau Sepekan Ini, Gelombang Tinggi dan Banjir Rob

Jumat, 7 November 2025 22:03
Gelombang tinggi Teluk Lampung hajar tempat wisata pesisir Kota Bandar Lampung (Foto Ist) HELO LAMPUNG

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Disarankan kepada warga, jangan "main" ke pantai dan pulau sepekan ini. Pesisir dan pulau sedang mengalami banjir rob akibat angin kencang di perairan Lampung sejak beberapa hari lalu. Diperkirakan, banjir rob akan terjadi hingga sepekan ke depan.

Sejak tiga hari lalu, banjir rob setinggi 30-50 cm naik ke permukiman padat Kelurahan Pesawahan, Kangkung, dan Kotakarang. Di Pulau Pahawang, banjir rob naik ke rumah warga di Desa Pahawang, Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran.

Di Kabupaten Lampung Selatan, ombak terpantau bergejolak hingga 1-2 meter di Dermaga Pelabuhan Bakauheni sejak Rabu-Jumat (5-7/11/2025). Kapal tetap berlayar walau goyang-goyang mengiris ombak tinggi dan angin kencang Selat Sunda.

Bagan nelayan senilai seratusan juta rupiah hancur terseret ombak besar dan angin kencang hingga menghajar batu karang di Marina Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis petang (6/11/2025).

Di Kabupaten Tanggamus, banjir rob merupakan kejadian berulang (langganan) di pesisir Kotaagung. Sejak awal pekan ini, air laut kembali naik ke halaman rumah, warung, dan area tambatan perahu nelayan. Para nelayan setempat sebagian besar memilih tidak melaut.

Sementara itu, di pesisir Lampung Timur, banjir rob dilaporkan terjadi di beberapa titik, terutama di wilayah pesisir Kecamatan Labuhan Maringgai, seperti Desa Margasari, Muara Gading Mas, dan Bandar Negeri.

Air laut naik ke pekarangan dan tambak-tambak udang, membuat sebagian petambak berhenti panen lebih awal untuk menghindari kerugian lebih besar akibat rusaknya tanggul dan tercampurnya air tambak dengan air laut langsung.

Penyebab Rob dan Gelombang Tinggi

Gelombang tinggi perairan Lampung terjadi akibat:
1. Angin Monsun dan Tekanan Udara – Pola tekanan rendah di Samudera Hindia memicu peningkatan kecepatan angin di perairan barat dan selatan Lampung.

2. Fase Bulan Purnama / Pasang Maksimum – Kondisi astronomis menyebabkan permukaan air laut lebih tinggi dari biasanya.

3. Arah Angin Dominan dari Selatan–Barat Daya – Angin mendorong massa air laut menuju daratan pesisir.

BMKG mengingatkan warga menghindari sementara wisata ke pantai dan pulau. nelayan disarankan menunda aktivitas melaut jika gelombang masih tinggi., warga dekat pantai disarankan mengamankan barang-barang dan peralatan usaha. (HBM)

 - 

Berita Terkini

Garong Bersertifikat Bertopeng Hero

Opini • 14 jam 24 menit lalu

Haaland Bakal Babat Inggris

Sepakbola • 17 jam 17 menit lalu

Komedian Temon Meninggal Dunia

Peristiwa • 18 jam 41 menit lalu