LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Demi kenyamanan para pemudik Indulfitri 2026, Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal merespon cepat harapan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik jalur utama mudik.
Gubernur Mirza telah memerintahkan Kadis Perhubungan Bambang Sumbogo mengoordinasikan Dinas Perhubungan kabupaten/kota untuk segera mempernaiki memberikan penerangan jalan sepanjang jalur mudik utama.
Petugas langsung turun memperbaiki dan menata JPU Bakauheni-Kalianda (Foto Diskominfotik Lampung)
Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya percepatan penanganan ini sebagai bagian dari operasi kemanusiaan guna memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik yang melintasi Lampung sebagai gerbang utama Pulau Sumatera.
Selain meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas akibat keterbatasan visibilitas, optimalisasi penerangan jalan juga diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan, termasuk tindak kejahatan di jalanan.
Petugas memastikan titik rawan dapat penerangan JPU (Foto Diskominfotik Lampung)
Para petugas langsung bergerak melakukan perbaikan JPU jalur strategis yang memiliki tingkat kerawanan tinggi antara Bakauheni–Kalianda, termasuk tanjakan Bakauheni yang selama ini dikenal sebagai titik rawan kecelakaan dan gangguan keamanan.
Bekerjasama dengan Dishub Lampung Selatan, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Provinsi Lampung telah melakukan pemasangan serta penataan ulang tiga titik PJU ke titik-titik rawan kecelakaan.
Di Kalianda, empat unit PJU tenaga surya sudah kembali berfungsi. Tim BPTD akan melanjutkan pekerjaan di ruas Natar, tepatnya dari flyover Sawitan hingga Bundaran Hajimena, dengan target perbaikan enam unit PJU agar segera berfungsi optimal.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo menegaskan bahwa proses perbaikan PJU terus dilakukan secara bertahap dan intensif di berbagai titik prioritas. Ia berharap seluruh upaya tersebut dapat segera rampung sebelum puncak arus mudik.
"Mudah-mudahan segera selesai dan para pemudik tidak lagi terkendala masalah peneranga! jalan,” ujar Bambang.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan di Bakauheni bersama unsur Forkopimda, termasuk Kapolda dan Pangdam, yang menyoroti tingginya keluhan pemudik serta perhatian publik di media sosial terhadap kondisi Jalinsum yang gelap pada malam hari.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dalam beberapa hari ke depan, Pemerintah Provinsi Lampung memastikan koordinasi lintas sektor terus diperkuat, sehingga seluruh jalur mudik, khususnya Jalinsum Bakauheni, dapat dilalui dalam kondisi aman, terang, dan nyaman. (Diskominfotik Lampung/HBM)