Pemilik IPK Sempurna, Dosen Unmul Raih Doktor di Undip Berkat Model Pengukur Keberhasilan Arsitektur SI

Senin, 4 Mei 2026 20:26
Dosen Unmul Dyna Marisa Khairina saat meraih gelar doktor Prodi DSI Undip

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Dosen Program Studi Sistem Informasi Universitas Mulawarman (Unmul ) Dyna Marisa Khairina SKom MKom berhasil meraih gelar doktor usai mempertahankan disertasinya pada sidang promosi doktor Program Studi Doktor Sistem Informasi (DSI) Universitas Diponegoro (Undip) dengan meraih IPK 4,00 pada Senin sore, 4 Mei 2026.

Dr Dyna Marisa Khairina SKom MKom melakukan penelitian disertasi dengan judul “Model Pengukuran Keberhasilan Arsitektur Sistem Informasi yang Terintegrasi Berbasis Evaluasi Kegunaan Enterprise Architecture-Domain Sistem Layanan Lelang”.

Baca juga: Sayonara Praktik Titip Siswa, Rembang Terapkan SPMB Online Mulai 2026

Dewan penguji terdiri dari Prof Ir Mochamad Agung Wibowo MM MScd PhD (Ketua Sidang/Dekan Sekolah Pascasarjana), Qidir Maulana Binu Soesanto SSi MSc PhD (Sekretaris Sidang/Sekretaris Prodi Doktor Sistem Informasi), Prof Dr Ir Purwanto, DEA (Promotor), dan Prof Dr Zulkarnain SE MM (Penguji Eksternal/Universitas Riau).

Selain itu Prof Dr Ir R Rizal Isnanto ST MM MT IPU ASEAN Eng (Penguji 1/Fakultas Teknik Undip), Prof Dr Heri Sutanto SSi MSi FMed (Penguji 2/Fakultas Sains dan Matematika Undip), dan Dinar Mutiara Kusumo Nugraheni ST MInfoTech (Comp) PhD (Ko Promotor/Fakultas Sains dan Matematika Undip).

Dekan Sekolah Pascasarjana Undip Prof Ir Mochamad Agung Wibowo mengatakan bahwa Dr Dyna Marisa Khairina merupakan mahassiwa yang aktif, tekun dan istikamah dalam melakukan konsultasi bimbingan penelitian dan meraih predikat cumlaude dengan IPK sempurna 4,00.

“Ini menunjukkan bahwa proses belajar di Undip sangat bagus dan Alhamdulillah berhasil melakukakan publikasi ilmiah sebanyak 6 paper dalam kurun waktu 3 tahun 3 bulan 3 hari, dan semoga memberikan inspirasi bagi mahasiswa DSI untuk segera menyelesaikan studi,” ungkap Prof Mochamad Agung Wibowo.

Sementara itu Ketua Program Studi DSI Undip Prof Rizal Isnanto mengatakan Dyna Marisa Khairina merupakan lulusan yang ke -64 pada Program Studi Doktor Sistem Informasi.

Alhamdulillah Promovenda Dyna Marisa Khairina melakukan penelitian yang sangat bagus dan semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat dan bisa dicontoh bagi mahasiswa lain untuk bisa menyelesaikan studi tepat waktu, saat ini 267 mahasiswa yang belum lulus agar bisa mengikuti jejaknya dan meraih prestasi yang setinggi-tingginya dan bermanfaat bagi institusi dan negara,” tuturnya.

Menurut Dyna Marisa bahwa Enterprise Architecture (EA) menggambarkan elemen-elemen Teknologi Informasi (TI) secara keseluruhan dalam organisasi.

“EA dipandang sebagai praktik Sistem Informasi (SI) karena mencakup perspektif bisnis dan teknologi. EA merupakan dokumen perencanaan strategis sebagai acuan/panduan dan rencana yang jelas bagi pengembangan SI secara keseluruhan. Arsitektur sistem informasi merupakan bagian dari lapisan EA,” ungkapnya.

Baca juga: Tim FE USM Ajarkan KWT Kali Putih Cara Berinovasi dan Taklukkan Pasar Online

Menurutnya, perencanaan dan pengembangan arsitektur sistem informasi yang baik seharusnya mampu menjadi penengah dalam pengembangan sistem/aplikasi perangkat lunak yang sesuai dengan kebutuhan bisnis untuk mencapai keselarasan dan manfaat sistem.

“Organisasi menghadapi tantangan dalam memastikan bahwa SI yang dibangun dapat diterima dan digunakan efektif. Berdasarkan hal tersebut, terdapat kebutuhan mengembangkan model yang lebih terintegrasi yang menggabungkan aspek teknologi, organisasi, kualitas EA, dan persepsi pemangku kepentingan secara lebih mendalam,” tambahnya.

Kegunaan EA

Ia menambahkan bahwa tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model pengukuran keberhasilan arsitektur sistem informasi yang terintegrasi berbasis evaluasi kegunaan EA. Pengembangan model mengintegrasikan dan memperluas tiga pendekatan teori model keberhasilan SI dan juga model kualitas EA.

Penelitian mengadopsi perspektif ganda dari pemangku kepentingan yang memungkinkan analisis yang lebih komprehensif karena mencakup perspektif bisnis (sisi fungsional) dan perspektif teknis (sisi teknikal).

Metode penelitian diawali dengan pengumpulan data melalui survei kuesioner kepada dua kelompok responden yang berbeda, selanjutnya dilakukan analisis, pengujian dan validasi menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan pendekatan dua tahap dikarenakan variabel yang multidimensional. Hasil pengujian dan validasi mengkonfirmasi validitas dan reliabilitas indikator dan konstruk yang digunakan dalam model.

Baca juga: Aksi Gus Yasin Terbang Udara, Paralayang Curug Sewu Jadi Magnet Baru Wisata Syariah

Secara keseluruhan, hasil penelitian memberikan daya prediksi/kekuatan penjelas yang substansial, kekuatan prediksi yang kuat/besar serta memberikan nilai model fit sebesar 76,3% persen untuk perspektif fungsional bisnis dan 79,8% untuk perspektif teknis.

Hasil penelitian berupa model pengukuran keberhasilan arsitektur sistem informasi (Success of Information System Architecture/SISA) dengan perspektif ganda memberikan wawasan tersendiri dan saling melengkapi, namun model SISA dengan perspektif teknis dipandang lebih sesuai berdasarkan tujuan dan konteks penelitian, kekuatan konseptual, serta hasil uji empiris.

Temuan penelitian berkontribusi teoretis dengan memberikan kerangka konseptual baru yang memperkenalkan variabel, dimensi, dan indikator serta cara pandang baru dalam mengukur keberhasilan arsitektur sistem informasi dengan peran integrasi faktor kualitas EA. (Aji)

Berita Terkini