SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Alqodar Sendangmulyo Semarang kembali hadir menjadi oase bagi masyarakat. Tak tanggung-tanggung, dana zakat sebesar Rp 71.371.000 tuntas ditasyarufkan (disalurkan) kepada ratusan penerima manfaat di Serambi Masjid Jami Alqodar, Tembalang, Minggu 10 Mei 2026.
Penyaluran ini bukan hanya agenda rutin, namun sebuah respons nyata terhadap tren kesulitan ekonomi merangkak naik di wilayah tersebut.
Dana tersebut untuk bantuan pendidikan sebesar Rp 30.800.000 diperuntukkan kepada 44 santri LPQ Plus Alqodar masing-masing Rp 700.000, bantuan beras masing-masing Rp 77.000 kepada 495 mustahik di 6 Wilayah RW (RW 15, 19, 20, 21, 22, 24), bantuan modal usaha kepada 2 mustahik baru binaan UPZ Masjid Jami Alqodar berupa blender Rp. 916.000 dan etalase kaca Rp. 690.000, serta washbak Royal 2 wash Rp. 850.000.
Hadir dalam penyaluran dana zakat tersebut antara lain, Lurah Sendangmulyo, Choirul Amri Ibrahim STTP, Ketua Yayasan Alqodar Isdiyanto Isman SIP, Anggota Pembina Yayasan Alqodar KH Soegijono SAg, Pengawas Yayasan Alqodar Dr Zainal Arifin MKn, Drs KH Ali Mustofa Hamdan, Ketua UPZ Alqodar Abdul Kholik dan sejumlah ketua RW di lingkungan Perumnas Sendangmulyo.
Ketua UPZ Alqodar Abdul Kholik mengatakan, jumlah mustahiq semakin banyak seiring dengan ekonomi yang semakin sulit. Pada bulan Mei tahun 2020 jumlah mustahiq sebanyak 248 orang, kemudian pentasyarufan pada Agustus 2020 sebanyak 237 mustahiq, pada Oktober 2022 sebanyak 240 mustahiq, Desember 2022 sebanyak 238 mustahik.
495 Mustahik
Pada Maret 2023, pihaknya menyalurkan zakat kepada 241 mustahiq, Juli 2023 sebanyak 232 mustahiq, Desember 2023 sebanyak 247 mustahik, Maret 2024 sebanyak 238 mustahik, Juni 2024 sebanyak 250 mustahik, September 2024 sebanyak 235 mustahik, Januari 2025 sebbanyak 410 mustahik, Mei 2025 sebanyak 450 mustahik, September 2025 sebanyak 350 mustahik, Februari 2026 sebanyak 467 mustahik dan Mei 2026 sebanyak 495 mustahik.
''Kami berterima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya kepada UPZ Alqodar. Kami berharap, bantuan dana zakat ini membantu kaum dhuafa, mewujudkan keadilan sosial, membersihkan jiwa dari sifat kikir dan mengembangkan potensi umat,'' katanya.
Sementara itu, Isdiyanto menambahkan, dana zakat yang terkumpul dapat digunakan untuk mengembangkan potensi umat, misalnya melalui program-program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Dengan demikian, zakat tidak hanya berfungsi konsumtif, tetapi juga produktif dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.
''Kmai berharap, dengan memahami tujuan-tujuan mulia ini, umat Islam semakin termotivasi untuk menunaikan zakat dengan penuh kesadaran dan keikhlasan,'' ungkapnya. (Aji)