Panen Perdana Bawang Putih Grade A, Bupati Tanggamus Siapkan Perluasan Lahan

Rabu, 5 Agustus 2026 05:23
Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H.

TANGGAMUS LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM---- Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. menghadiri Panen Raya Serentak Komoditas Bawang Putih oleh petani binaan Polres Tanggamus di Pekon Datarajan, Kecamatan Ulubelu, Selasa (4/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda keberhasilan budidaya bawang putih yang digagas Polres Tanggamus sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.

Turut hadir Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko, Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus Agung Setyo Utomo, Kodim 0424/Tanggamus, Kejaksaan Negeri Tanggamus, PGE Ulubbelu, serta para Pejabat Utama Polres Tanggamus dan para Kapolsek jajaran.

Bupati juga didampingi Kepala Dinas Kominfo Tanggamus Suhartono, Dinas KPTPH, Dinas Koperindag, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Tanggamus Hendra Ferry, Ketua Satgas Jalan Lurus Herwan Rozali, serta Tim Percepatan Pembangunan Daerah Amir Rahayu.

Program budidaya bawang putih tersebut dimulai pada April 2026 melalui kolaborasi Polres Tanggamus bersama petani binaan di Pekon Datarajan. Dalam waktu sekitar tiga bulan, tanaman berhasil dipanen dengan kualitas Grade A setelah mendapat pendampingan dari tim teknis Sembalun, Lombok Timur.

"Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Polres Tanggamus bersama kelompok tani yang telah membuktikan bawang putih dapat tumbuh dan menghasilkan panen yang sangat baik di Ulubelu. Ke depan, program ini akan terus kita tingkatkan," ujar Bupati Moh. Saleh Asnawi.

Menurut Bupati, Pemkab Tanggamus akan terus mendukung pengembangan budidaya bawang putih dengan menyiapkan lahan baru agar komoditas tersebut menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.

"Kita sudah siapkan beberapa hektare lahan untuk pengembangan berikutnya. Harapan kami, bawang putih dapat menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional," katanya.

Bupati juga mengingatkan bahwa Indonesia masih mengimpor sekitar 541.400 ton bawang putih sepanjang 2025. Karena itu, keberhasilan panen di Datarajan diharapkan menjadi kontribusi nyata Tanggamus dalam mengurangi ketergantungan impor, mengoptimalkan lahan pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjaga stabilitas harga pangan.

Sementara itu, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko mengatakan panen perdana ini merupakan hasil kolaborasi Polres dengan kelompok tani dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan diolah menjadi area budidaya bawang putih setelah melalui survei di sejumlah lokasi.

"Panen perdana ini menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan berikutnya. Kami akan memperbaiki pengolahan lahan, memperkuat pendampingan teknis, dan terus bekerja sama dengan instansi terkait agar budidaya bawang putih di Tanggamus semakin berkembang," ujar Kapolres.

Keberhasilan panen perdana tersebut diharapkan menjadi langkah awal lahirnya sentra produksi bawang putih di Kabupaten Tanggamus sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Polri, dan petani dalam mewujudkan ketahanan pangan.(.rls)

Berita Terkini