Rektor USM Audiensi ke KSP, Bahas Penguatan Sinergi Kampus dan Pemerintah

Selasa, 8 September 2026 21:06
Rektor USM Supari (kanan) saat bertemu Dr Hartanto MH M Mar E Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan Hartanto

JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Guna memperkuat komunikasi dan membangun sinergi, Rektor Universitas Semarang (USM) Dr Supari ST MT melakukan audiensi di Kantor Staf Presiden (KSP) Gedung Bina Graha, Jakarta , pada Senin 7 September 2026.

Dalam audiensi tersebut, rektor USM diterima oleh Dr Hartanto MH M Mar E sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia serta seorang tokoh penting di sektor kemaritiman nasional.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif dengan membahas berbagai peluang sinergi serta kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional.

Baca juga: Kisah Sindhu Laras Bocah: Garda Pelestari Budaya Lewat Karawitan dan Lakon Pedalangan

Audiensi ini menjadi momentum bagi USM untuk memperkenalkan potensi perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, inovasi, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Rektor USM, Dr Supari, menyampaikan bahwa perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam mencetak lulusan yang kompeten, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan bangsa.

“Audiensi ini merupakan bagian dari upaya Universitas Semarang untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dengan pemerintah. Kami ingin potensi yang dimiliki kampus, baik melalui pendidikan, penelitian, inovasi maupun pengabdian kepada masyarakat, dapat memberikan kontribusi yang lebih nyata bagi pembangunan nasional,” ujar Dr Supari.

Menurut Dr Supari, kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi perlu terus diperkuat agar berbagai hasil kajian, pemikiran, dan inovasi dari lingkungan akademik tidak berhenti di ruang kampus, tetapi dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“USM tidak ingin hanya menjadi institusi yang menghasilkan lulusan, tetapi juga ingin menjadi bagian dari solusi. Karena itu, kami terbuka untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret dengan pemerintah, sehingga kepakaran dan inovasi yang ada di kampus dapat memberikan dampak yang lebih luas,” tegas Dr Supari.

Sementara itu, Dr Hartanto MH M Mar E menyambut baik audiensi yang dilakukan Rektor USM. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam pembangunan karena didukung oleh sumber daya manusia, kepakaran, serta hasil penelitian yang dapat menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan di masyarakat.

“Perguruan tinggi memiliki kekuatan pada sumber daya manusia, keilmuan, dan hasil penelitian. Karena itu, komunikasi dan sinergi seperti ini penting untuk terus dibangun agar potensi yang dimiliki kampus dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkap Dr Hartanto.

Dr Hartanto berharap hubungan antara pemerintah dan perguruan tinggi dapat terus dikembangkan melalui berbagai bentuk kerja sama yang konkret, produktif, dan berkelanjutan.

Baca juga: Mobil Kopdes Diduga Disalahgunakan, Kades Sumberejo Klarifikasi via Medsos  

Audiensi tersebut sekaligus menegaskan komitmen Universitas Semarang untuk terus memperluas jejaring kelembagaan dan mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan nasional. USM berkomitmen mengoptimalkan potensi akademik dan sumber daya yang dimiliki agar dapat memberikan kontribusi yang semakin nyata bagi masyarakat dan bangsa.

“Kami berharap audiensi ini tidak berhenti sebagai silaturahmi, tetapi menjadi pintu masuk untuk membangun kolaborasi yang memberikan manfaat konkret. USM siap berkontribusi dan bersinergi untuk Indonesia yang lebih maju,” pungkas Dr Supari. (Aji)

Berita Terkini