Imam Muda MAJT Sabet Juara Nasional di MTQ, PP MAJT Langsung Gelar Tasyakuran

Senin, 21 September 2026 12:01
Gus Faqih

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh imam muda andalan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Al-Hafidz Muhammad Abdul Faqih, AH, atau yang akrab disapa Gus Faqih.

Berkat kepiawaian dan kedalamannya mendalami kitab suci, Gus Faqih sukses menyabet gelar Juara 1 Cabang Tafsir Al-Qur'an pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional di Kota Semarang, yang ditutup Sabtu 19 September 2026.

Baca juga: Autodidak Bahasa Inggris & Tafsir, Kakak Beradik asal Rembang Juara di MTQ Nasional

Sebagai bentuk rasa syukur atas capaian gemilang yang mengharumkan nama Jawa Tengah di kancah nasional ini, Pengelola Pelaksana Masjid Agung Jawa Tengah (PP MAJT) bergerak cepat menggelar acara tasyakuran internal pada Senin (21/9/2026) siang ini.

Menurut Sekretaris PP Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Drs KH Muhyiddin MAg, acara ini diinisiasi oleh Ketua PP MAJT, Prof Dr KH Noor Achmad MA, sebagai bentuk rasa syukur atas capaian luar biasa salah satu imam muda andalan MAJT, Gus Faqih.

Keberhasilan ini menjadi catatan prestasi emas yang kian memperkuat posisi MAJT sebagai tempat bernaungnya para qari dan hafiz bereputasi

Dalam acara yang akan dihadiri oleh para imam masjid, muazin, segenap pengurus, serta jajaran sekretariat PP MAJT tersebut, Ketua PP MAJT Prof Noor Achmad akan menyampaikan apresiasi tertingginya.

Sementara itu, Gus Faqih juga akan menceritakan bagaimana perjalanan spiritual dan ketekunan dalam mendalami isi kandungan Al-Qur'an hingga akhirnya berhasil menjuarai cabang Tafsir Al-Qur'an tingkat nasional ini.

Jejak Panjang Sang Hafiz

Kemenangan Gus Faqih di MTQN 2026 semakin mengukuhkan posisi MAJT sebagai pusat bernaungnya para qari dan hafiz bereputasi tinggi. Rekam jejak pemuda kelahiran 1996 asal Tuntang, Kabupaten Semarang, ini di dunia tilawah memang tidak perlu diragukan lagi.

Darah santri mengalir deras dari pasangan KH Muhammad Rifa'i dan Hj Nurul Hidayah. Diberkahi ketajaman ingatan luar biasa, Gus Faqih sudah mulai menghafal Al-Qur'an di bawah didikan sang ayah sejak usia 8 tahun, dan sukses khatam 30 juz di usia yang masih sangat belia, yakni 12 tahun.

Baca juga: Padiksi Unisbank Sambut Maba KIP-K 2026 Lewat One PADIKSI In Action

Garis nasab keilmuannya juga kuat. Dia memperistri Silviyana Wardatul Munawwiroh, yang merupakan bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta.

Deretan trofi bergengsi nasional hingga internasional telah lama menghiasi lemari prestasinya:

2015: Juara II STQ Nasional di Jakarta.

2016: Juara II MTQ Nasional XXVI di Nusa Tenggara Barat (NTB)

2017: Juara III Dunia pada ajang Musabaqah Raja Abdul Aziz Internasional di dalam Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.

2018: Juara I Tingkat ASEAN-Pasifik pada ajang MHQH Pangeran Sultan bin Abdul Aziz.

2026: Menyempurnakan mahkota juaranya sebagai Juara I Nasional Cabang Tafsir Al-Qur'an.

Kini, di samping aktif berkhidmat sebagai salah satu dari empat Imam Utama berstandar internasional di MAJT, Gus Faqih terus mendedikasikan hidupnya untuk membimbing santri serta menjadi teladan hidup bagi syiar Al-Qur'an di Jawa Tengah. (Aji)

Berita Terkini