LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM----Karang Taruna Kabupaten Mesuji kembali menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk ketiga kalinya bersama pengurus Karang Taruna Kecamatan dan desa. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Berabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji.Kamis (24/09/26)
Rakor kali ini dihadiri Camat Tanjung Raya, Marhakim, bersama jajaran pengurus Karang Taruna Kecamatan Tanjung Raya serta seluruh pengurus Karang Taruna dari 21 desa yang ada di wilayah tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Karang Taruna Kabupaten Mesuji memperkuat komunikasi dan koordinasi hingga tingkat desa. Selain itu, rakor juga menjadi wadah untuk menggali berbagai potensi pemuda agar dapat dikembangkan menjadi program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Mesuji, Aris Fadilah, mengatakan keberadaan Karang Taruna harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Menurutnya, Karang Taruna tidak boleh hanya aktif dalam struktur organisasi, tetapi harus mampu hadir melalui berbagai kegiatan dan program nyata.
"Karang Taruna di Kabupaten Mesuji harus hidup dan mampu memperhatikan masyarakat melalui program-program unggulan. Kita ingin Karang Taruna menjadi garda terdepan ketika masyarakat membutuhkan bantuan," ujar Aris.
Ia berharap seluruh pengurus Karang Taruna, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, dapat bekerja secara aktif sesuai dengan potensi dan kebutuhan wilayah masing-masing.
Menurut Aris, banyak potensi yang dapat dikembangkan oleh pemuda, baik di bidang sosial, olahraga, pemberdayaan ekonomi, lingkungan maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.
"Karang Taruna bukan hanya sekadar nama atau organisasi. Kita ingin pengurus benar-benar bekerja dan hadir di tengah masyarakat, khususnya di desa-desa," tegasnya.
Sementara itu, kehadiran Camat Tanjung Raya Marhakim serta 21 Karang Taruna desa diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan organisasi kepemudaan.
Melalui rakor ketiga ini, Karang Taruna Kabupaten Mesuji terus mendorong terbentuknya program kerja yang konkret, berkelanjutan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masing-masing desa.(Aan.S)