✕

Pertamina Sumbagsel Nyatakan Mobil Tangki yang Tewaskan ASN Bukan Armadanya di Lampung

Senin, 28 September 2026 23:41
Aparat kepolisian saat mengidentifikasi tempat kejadian HELO LAMPUNG

HELOINDONESIA.COM -- Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Imam Bonjol, Kota Bandarlampung, pada Selasa (22/9/2026), yang mengakibatkan korban jiwa.

Menanggapi informasi yang berkembang terkait mobil tangki yang terlibat dalam kejadian tersebut, Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa berdasarkan hasil verifikasi internal, kendaraan tersebut bukan armada yang terdaftar dan digunakan dalam kegiatan operasional Pertamina Patra Niaga.

“Berdasarkan hasil verifikasi internal, mobil tangki yang terlibat dalam insiden tersebut tidak tercatat dalam Integrated System Pertamina Patra Niaga dan bukan merupakan armada transportir yang terdaftar untuk mendukung kegiatan operasional Pertamina Patra Niaga,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mendukung proses penanganan dan investigasi yang dilakukan Kepolisian serta instansi terkait. Terkait kronologi dan penyebab kecelakaan, Pertamina menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang sesuai hasil pemeriksaan.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk merujuk pada informasi resmi dari pihak berwenang dan tidak berspekulasi mengenai kejadian tersebut. Masyarakat dapat menyampaikan maupun memperoleh informasi terkait layanan dan produk Pertamina melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.

Mobil Tangki Biru

Sebelumnya, diberitakan, seorang wanita berseragam ASN inisial D tewas tergilas mobil tangki warna biru di Jalan Imam Bonjol, depan Gang Salak, samping Nuju Coffee, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung, Selasa (22/9/2026), pukul 15.30 WIB.

Saksi mata mengatakan wanita tersebut dibonceng NE naik sepeda motor Honda Supra X bernomor polisi BE 3169 CY dari arah Pasar Bambu Kuning menuju Kemiling. Dari arah berlawanan, mobil tangki Mitsubishi warna biru melaju dari arah berlawanan.

Diduga, sepeda motor menyalip kendaraan lain dan oleng akibat jalan lincin dan tanjakan hingga D jatuh dan kelibas mobil tanki. Saat kejadian, jalan baru saja diguyur hujan. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara pengendara sepeda motor yang membonceng korban selamat. Pengemudi truk tangki Pertamina menepikan mobilnya tak jauh dari lokasi kejadian. 

Petugas Satuan Lalu Lintas Polresta Bandarlampung tiba di lokasi sekitar pukul 17.14 WIB. Mereka kemudian olah tempat kejadian perkara sebagai bagian dari penyelidikan kecelakaan.

Korban sempat dievakuasi warga dan petugas ke rumah sakit terdekat, namun nyawanya tidak tertolong. Selain menelan korban jiwa, insiden lalu lintas ini merusak sepeda motor.

Kasatlantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Yurike Ade Purwanti, membenarkan terjadinya kecelakaan maut tersebut. 

Saat ini, tandas mantan Kasat Lantas Polres Lampung Utara itu, kasus kecelakaan maut tersebut telah ditangani secara intensif oleh Satlantas Polresta Bandarlampung, guna penyelidikan lebih lanjut.

Belum diketahui secara pasti identitas korban maupun asal instansi tempat korban bekerja. Begitu pula identitas pengemudi mobil tangki masih menunggu keterangan dari pihak berwenang.

Kecelakaan tersebut kembali menyisakan persoalan serius tentang keselamatan pengguna jalan ketika harus berbagi ruang dengan kendaraan bertonase besar di ruas jalan perkotaan.

Polisi diharapkan segera melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan rangkaian peristiwa, termasuk posisi kendaraan, arah perjalanan, serta faktor yang menyebabkan korban sampai berada di bawah roda mobil tangki. (HBM)


Berita Terkini