✕

BPBD Bandarlampung Bekali Personel TRC Pelatihan First Aid dan Bantuan Hidup Dasar

Senin, 12 Oktober 2026 20:13
BPBD Balam lakukan Pertolongan Pertama (First Aid) dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi personel Satuan Tugas Tim Reaksi Cepat (TRC). HELO LAMPUNG

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung terus memperkuat kesiapsiagaan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui Pelatihan Pertolongan Pertama (First Aid) dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi personel Satuan Tugas Tim Reaksi Cepat (TRC).

Kegiatan yang berlangsung di Markas Komando (Mako) BPBD Kota Bandarlampung ini dilaksanakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandarlampung, Senin (12/10/2026).

Sekretaris BPBD Kota Bandarlampung, Edy Susanto, mengatakan pelatihan tersebut menjadi langkah strategis untuk membekali personel dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan secara cepat, tepat, dan terukur kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan, cedera, maupun kondisi kegawatdaruratan medis.

Menurutnya, kemampuan memberikan pertolongan awal sangat penting, terutama sebelum korban mendapatkan penanganan medis lanjutan.

“Pelatihan ini sejalan dengan arahan Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, yang menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel BPBD dalam menjalankan tugas kemanusiaan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kapan pun dibutuhkan,” ujar Edy, mewakili Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandarlampung, Idham Basyar Syahputra.

Edy menambahkan, dalam kegiatan tersebut PMI Kota Bandarlampung menghadirkan dua pemateri, yakni Firdaus dan Zainal. Keduanya memberikan pembekalan secara komprehensif melalui penyampaian teori dan praktik.

Peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai prinsip-prinsip pertolongan pertama, tetapi juga dilatih untuk mengenali kondisi korban serta menentukan tindakan awal yang sesuai dengan prosedur.

Materi pelatihan meliputi dasar-dasar pertolongan pertama, anatomi dan faal dasar tubuh manusia, penilaian kondisi korban, serta Bantuan Hidup Dasar (BHD), termasuk Resusitasi Jantung Paru (RJP).

Selain itu, peserta dibekali pengetahuan tentang penanganan cedera jaringan lunak dan sistem otot rangka, penanganan perdarahan dan syok, pemeriksaan frekuensi pernapasan, dukungan sirkulasi (circulatory support), serta persiapan dan pelaksanaan RJP sesuai prosedur pertolongan pertama.

Edy menjelaskan, penguasaan materi tersebut merupakan bagian penting dalam meningkatkan kesiapan personel ketika menghadapi berbagai situasi darurat di lapangan.

Kemampuan memberikan pertolongan awal secara tepat diharapkan dapat membantu menjaga kondisi korban hingga memperoleh penanganan lebih lanjut dari tenaga medis.

“Melalui kegiatan ini, BPBD Kota Bandarlampung berharap personel TRC semakin profesional, tanggap, dan terampil dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi elemen penting dalam mendukung respons kedaruratan yang efektif sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah,” jelasnya.

Ia menegaskan, kesiapsiagaan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghadapi bencana, tetapi juga kesiapan untuk hadir dan memberikan pertolongan ketika masyarakat membutuhkan.

“Dengan semangat kolaborasi bersama PMI Kota Bandarlampung, BPBD Kota Bandarlampung terus berupaya memperkuat pelayanan yang responsif, humanis, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat,” tutup Edy Susanto. (Hajim).

Berita Terkini