✕

Inkado Jateng Bidik Tiga Agenda Besar, Persiapan Musprov Jadi Fokus Konsolidasi Organisasi

Senin, 12 Oktober 2026 08:32
Karateka Jateng ujian DAN diawasi tiga Dewan Guru PB Inkado, shihan Octar Ramon Pesik , shihan Iwan Taher dan shihan Roike Gultom, beberapa waktu lalu.

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM -  Pengprov Indonesia Karate-do (Inkado) Jawa Tengah tancap gas menatap sisa akhir masa bakti kepengurusan. Saat ini, organisasi karate tersebut fokus merampungkan tiga agenda besar, dengan Musyawarah Provinsi (Musprov) yang dijadwalkan berlangsung akhir Januari 2027 sebagai prioritas utama persiapan awal.

Agenda strategis ini memegang peranan vital karena menjadi ruang pertanggungjawaban kinerja pengurus masa bakti 2022–2027 selama satu periode penuh.

Sekretaris Umum Inkado Jateng, Adam Prabowo, menjelaskan bahwa jajaran pengurus, termasuk Ketua Pengprov Inkado Suyantoro dan Ketua Keluarga Sabuk Hitam (KSH) Shihan Hasiholan Welly Roike Gultom, telah sepakat memulai langkah awal konsolidasi, mulai dari pembentukan panitia hingga penyiapan tim penjaringan dan penyaringan calon ketua umum.

''Kepanitiaan ini bersifat normatif dan melibatkan semua unsur. Tujuannya agar berjalan dalam suasana guyub rukun. Namun yang terpenting adalah evaluasi secara tuntas dan penyampaian pertanggungjawaban kinerja pengurus,'' ujar Adam, Senin 12 Oktober 2026.

Baca juga: Pascasarjana USM Gelar Workshop AI: Ingatkan Mahasiswa Tetap Jaga Integritas Akademik

Salah satu contoh yang mungkin perlu dikaji kembali adalah penekanan yang disampaikan Ketua Dewan Guru PB Inkado, Kancho GA Pesik saat melantik perungurus masa bhakti 2022-2027 di Hotel Ha-Ka Jalan Ahamd Yani Semarang pada 9 Oktober 2022 silam.

Saat itu GA Pesik menyebutkan, anggota KSH mempunyai tugas pokok mengembangkan perguruan di daerah. Ini artinya, setiap penyandang sabuk hitam bukan hanya fokus pada menjaga dan mematangkan kualitas teknik, namun juga membangun atau membentuk dojo-dojo Inkado di darerahnya.

Hal ini pun diakui oleh Roike, bahwa KSH menjadi pilar utama pengembangan perguruan dan pembinaan prestasi. ‘’Para penyandang sabuk hitam memiliki tanggung jawab penguatan dan pembangunan dojo di daerah. KSH menjadi pendamping pengurus membangun dan membesarkan perguruan,’’ katanya.

Roike yang juga anggota Dewan Guru PB Inkado ini menyebutkan, bahwa perkembangan organisasi dan peningkatan kualitas pembinaan karateka di Jateng tak lepas dari bimbingan Sekjen PB Inkado shihan Octar Ramon Pesik, juga anggota Dewan Guru seperti shihan Iwan Taher dan shihan Mohammad Gusti yang datang secara langsung saat Jateng menggelar ujian DAN dan penyetaraan.

Gelar Kejurprov

Menurut Roike, satu event lagi yang tak kalah penting adalah gelaran kejuaraan provinsi yang kemungkinan digelar tahun depan. Event ini menjadi tugas awal dari kepengurusan yang baru hasil Musprov, yang sangat dimungkinkan juga akan diisi kegiatan pelantikan pengurus dan rakerprov Inkado.

Gelaran kejurprov Inkado diadakan terakhir Juni 2024 di dojo STIE Semarang, dimana tim Cepu muncul sebagai juara umum I, disusul juara umum II dan III adalah tim dari Pati dan Jepara.

Sementara Adam menyebutkan, dalam kejurprov ini dia juga mengusulkan untuk dipertandingkan nomor Kata bagi semua kelompok umur, dan juga jadwal pembekalan dan pelatihan wasit – juri, bahkan mungkin juga gashuku Inkado Jateng.

‘’Semua rencana ini sudah kami sampaikan kepada Sekjen Inkado. Mungkin laporan formal nanti bersamaan dengan penyampaian undangan dan atau permohonan rekomendasi,’’ ujarnya.

Baca juga: Polri Kembali Lakukan Mutasi, Sejumlah 199 Pati dan Pamen Alami Pergantian


Dewan Guru dari Pengprov Inkado Jateng ini menegaskan, perkembangan organisasi maupun pembinaan prestasi karateka yang terus membaik dilaporkan ke PB, dan shihan Octar juga sangat aktif memantau perkembangan Jateng.

Dojo dan karateka perguruan karate ini terus bertambah di berbagai daerah, sementara di arena pertandingan para atlet juga memperlihatkan peningkatan prestasi. Catatan prestasi diperlihat anak-anak dari Grobogan, Pati, Wonosobo, Cepu, Kota Magelang dan lainnya.

Terakhir, dojo Patriot Purwodadi, Grobogan yang turun dalam kejuaraan terbuka antarpelajar di GOR Wujil Ungaran, Kabupaten Semarang, 4 Oktober 2026, mampu meraih gelar juara umum III. Patriot di bawah asuhan pelatih Andik Susanto mampu mengumpulkan 7 medali emas, 8 perak dan 7 perunggu.

‘’Dukungan yang sangat intens dari PB Inkado itu harus saya respons dengan langkah, tindakan dan kebijakan yang baik pula. Karena itu, program di bidang tata kelola organisasi, pengembangan perguruan dan juga di bidang pembinaan prestasi selalu saya laporkan ke PB,’’ kata Roike. (Aji)

Berita Terkini