✕

Ketum BRN Regen Turut Belasungkawa atas Wafatnya Sang Teladan H. Santori Hasan, 

Kamis, 22 Oktober 2026 11:20
Really Reagen HELO LAMPUNG

BALAM, HELOINDONESIA.COM -- Kabar duka menyelimuti masyarakat Lampung. H. Santori Hasan bin Nur Hasan (82), Bupati pertama Kabupaten Tulangbawang, meninggal dunia di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Bandarlampung, Kamis (22/10/2026) pukul 03.01 WIB, setelah menjalani perawatan akibat sakit.

Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BRN) Regen menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya tokoh yang dikenal sebagai salah satu peletak fondasi pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Tulangbwang tersebut.

Sebagai sesama putra daerah Way Kanan, Ketua Umum BRN mengaku telah mengenal almarhum sejak masa sekolah. Ia mengenang Santori sebagai sosok pekerja keras, berkepribadian baik, dan rendah hati.

“Almarhum dikenal sebagai pekerja keras, pribadi yang baik, dan selalu rendah hati. Kami kehilangan tokoh yang telah meletakkan fondasi pembangunan Tulang Bawang,” ujarnya.

Santori Hasan lahir dari keluarga pendidik. Ayahnya merupakan seorang kepala sekolah. Ia kemudian meniti karier sebagai pegawai negeri sipil (PNS) hingga dipercaya menduduki jabatan tertinggi di pemerintahan Kabupaten Tulang Bawang.

Perjalanan kariernya dimulai sebagai staf protokol di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung. Pada 1997, ia dipercaya menjadi pelaksana tugas (Plt.) Bupati Persiapan Tulangbawang sebelum kemudian menjabat sebagai bupati pertama kabupaten tersebut untuk periode 1997–2002.

Pada masa kepemimpinannya, Santori menghadapi tantangan besar dalam membangun kabupaten yang baru terbentuk. Ia turut meletakkan dasar penyelenggaraan pemerintahan, membangun infrastruktur awal, serta menetapkan Menggala sebagai ibu kota Kabupaten Tulangbawang.

Pengabdian tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan awal pemerintahan daerah. Setelah menyelesaikan masa jabatannya dan memasuki masa pensiun, Santori tetap dikenal sebagai tokoh yang dihormati di lingkungan pemerintahan dan masyarakat Lampung.

Berdasarkan informasi keluarga, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Kompleks GTS, Hajimena, Lampung Selatan, pada Kamis pagi. Selanjutnya, jenazah akan dibawa ke Tiyuh Negeriagung, Way Kanan, untuk dimakamkan. Lokasi pemakaman secara terperinci belum diumumkan secara resmi.

Kepergian Santori Hasan bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat yang mengenal perjalanan pengabdiannya. Namanya akan tetap tercatat dalam sejarah sebagai bupati pertama yang turut membangun fondasi pemerintahan Kabupaten Tulangbawang.

Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan.. (Rls) 

Berita Terkini