✕

Agar Tak Ada Dusta, APH Diminta Periksa Pengadaan Sapi Disnakwan

Selasa, 18 Juli 2023 15:24
(Foto Ist/Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Ketum Laskar Lampung Nerozeli Koenan meminta aparat penegak hukum (APH) mengusut dugaan "kongkalikong" proyek pengadaan sapi dan kambing di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakwan) Provinsi Lampung.

"Wajar, pihak Dinas mengatakan proses tender hingga pendistribusiannya sudah sesuai prosedur. Namun, untuk membuktikan tak adanya permainan, APH turun untuk memeriksa pelaksanaannya," kata Panglima Nero, panggilan Nerozeli Koenan.

Perlunya HPH turun, katanya, adanya kecurigaan LSM Gerakan Pemuda Bangkit (GEPB), proyek pengadaan sapi dan kambing disinyalir ada pengkondisian pemenang pengadaan dan pendistribusian hewan ternak tersebut ke ke kelompok tani.

Pemenangnya, dari tahun 2021 dan 2022, satu perusahaan, yakni CV. Ratu Mas Inten. Untuk pengadaan sapi, kontrak Rp1, 320 miliar pada Tahun Anggaran 2021, dan naik dua kali lipat jadi Rp2, 295 miliar pada Tahun Anggaran 2022.

Baca juga: Penduduk Miskin di Lampung Berkurang 24,5 Ribu

Demikian juga pengadaan kambing pada Tahun Anggaran 2021, CV. Ratu Mas Inten memenangkan pengadaan kambing senilai Rp669, 5 juta. Namun, pada Tahun Anggaran 2022, CV. Pascal kontrak Rp3,428 miliar pengadaan sapi.

Untuk pendistribusian, 110 sapi untuk 11 kelompok dan 250 kambing untuk 10 kelompok pada tahun 2021. Pada tahun 2022, ada 170 sapi untuk 17 kelompok serta 1.060 kambing untuk 53 kelompok.

Kadisnakwan Propinsi Lampung Ir. Lili Mawarti, M.Si membantah tudingan LSM GEPB proyek pengadaan ternak buat bantuan kepada kelompok-kelompok tani tersebut dikondisikan. Sudah sesuai aturan, katanya, SOP.

Proyek dan pendistribusiannya sudah secara online untuk kemudian koordinasi verifikasinya dengan dinas peternakan kabupaten/kota. Setelah semuanya sesuai aturan baru dibuat SK kelompok tani yang berhak menerimanya.(Hajim)

Berita Terkini