Helo Indonesia

Bawaslu Mengklaim Telah Mencegah 76.225 Pelanggaran Pemilu 2024

Drajat Kurniawan - Nasional -> Politik
Kamis, 14 Desember 2023 19:29
    Bagikan  
Ilustrasi Logo Bawaslu
Foto : Ist

Ilustrasi Logo Bawaslu - (Ist)

HELOINDONESIA.COM - Jumlah pelanggaran pada Pemilu 2024 terbilang masih cukup tinggi bahkan mencapai puluhan ribu pelanggaran.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) bahkan merilis aktivitas pencegahan pelanggaran Pemilu sejak Januari 2023 mencapai sebanyak 76.225.

Anggota Bawaslu Lolly Suhenty Lolly menjelaskan aktivitas pencegahan tersebut telah dilakuan Bawaslu seluruh Indonesia dan terekam datanya di Bawaslu RI.

"Pencegahan ada di seluruh tahapan pastikan semuanya terekap. Upaya pencegahan itu dilakukan terus menerus," ujarnya dikutip, Kamis (14/12).

Baca juga: Bawaslu Telusuri Siapkan Benner Caleg DPR RI di Kelurahan Wayhalim

Selain itu dia berharap, seluruh jajaran mendorong partisipasi mastarakat dalam mengawasi Pemilu 2024 mendatang.

"Mari kita dorong, bagaimana sebanyak-banyaknyanya orang dapat melakukan pengawasan pemilu secara bersama-sama," tegasnya.

Selain itu, Lolly juga mendorong seluruh jajaran mengajak sebanyak-banyaknya orang untuk menjadi pemantau pemilu.

Pasalnya, kata dia, dalam indeks demokrasi pemantau pemilu merupakan kekuatan dalam demokrasi.

Baca juga: Bawaslu Lampung Akan Panggil TPD Amin Terkait Kasus Komika Aulia

"Kita masih punya waktu untuk mendorong sebanyak-banyaknya orang untuk menjadi pemantau pemilu," ujarnya.

Apalagi, kata dia, keberadaan pemantau pemilu dapat membantu Bawaslu dalam bekerja. Hingga saat ini, tutur dia, sebanyak 90 pemantau pemilu yang telah mendaftar ke Bawaslu RI.

"Pada Pemilu 2019, Pemantau Pemilu yang terakteditasi di nasional sebanyak 134 dan rata-rata mendaftar di ujung. Hari ini masih 62 hari lagi baru, 90 pemantau yang mendaftar, yuk genjot lagi agar semakin banyak pemantau pemilu yang mendaftar," pintanya.