Helo Indonesia

Jelang Pilgub Lampung, Alzier Akan Temui Purwanti Lee

Herman Batin Mangku - Nasional -> Politik
Jumat, 12 April 2024 11:19
    Bagikan  
PILKADA
Helo Lampung

PILKADA - Alzier dan Purwanti (Foto Kolase Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Tokoh politik dan masyarakat Alzier Dianis Thabranie (ADT) rencana akan menemui Vice President PT. Sugar Group Companies (SGC) Purwanti Lee terkait dukungannya terhadap bakal calon gubernur (balongub) jelang Pilgub Lampung 2024.

Mantan tiga periode ketua Golkar Lampung yang sempat terpilih sebagai gubernur Lampung pada tahun 2002 ini ingin memberikan masukan-masukan tentang figur-figur kandidat yang mulai bermunculan saat ini. 

Alasan dia, dua gubernur daerah ini sebelumnya menang karena dukungan sang pengusaha besar itu. "Kebetulan hubungan saya dengan Mami Lee secara pribadi baik," katanya kepada Helo Indonesia, Kamis (11/4/2024).

"Insya Allah, nanti, pas waktunya, saya minta waktu Beliau langsung untuk membahas pemimpin Lampung periode 2024-2029," katanya. KPU RI menjadwalkan Pemilihan Gubernur Serentak digelar 27 November 2024.

Belakangan ini, bakal calon kepala daerah (bacakada) sudah mulai bermunculan di Lampung. Untuk bakal calon gubernur, ada empat yang sudah menyatakan langsung akan ikut Pilgub Lampung.

Mereka adalah Herman HN (Nadem), Hanan A Rozak (Golkar), Ahmad Muslimin (independen), dan Umar Ahmad (PDIP). Calon lainnya sudah bergerak namun belum secara terbuka menyatakan pencalonannya.

Mereka antara lain petahana Arinal Djunaidi, Mukhlis Basri, Putri Zulhas, Edwarsyah Pernong, Chusnunia Chalim, Rahmat Mirzani Djausal, M. Ridho Ficardo, dan masih banyak lagi nama-nama yang muncul.

PURWANTI LEE

Purwanti Lee merupakan bos pabrik gula Sugar Group Companies (SSG), yang merupakan perusahaan gula terbesar di Indonesia. Salah satu produk SSG yang terkenal adalah Gulaku.

Dia dan saudaranya Gunawan Yusuf mendukung pencalonan Arinal Djunaidi dan Nunik pada Pilkada 2018. Sebelumnya, dia mendukung Ridho Ficardo-Bachtiar Basri.

Mereka memiliki lahan HGU perkebunan tebu dan pabrik gula seluas 75.667 hektare, hampir menyamai luas negara Singapura yakni 72.860 hektare.

SSG diketahui memiliki 4 perusahaan yang memproduksi gula dan etanol. Keempat anak perusahaan itu yakti PT Gula Putih Mataram (GPM), PT Sweet Indolampung (SIL), PT Indolampung Perkasa (ILP), dan PT Indolampung Distillery (ILD) dan PT Indolampung Distillery. (HBM)

 -