Helo Indonesia

Pj Gubernur, Hidup di Lampung Itu Keras, Lembek Dikit Diolah Kawan

Herman Batin Mangku - Nasional -> Politik
Rabu, 12 Juni 2024 15:54
    Bagikan  
PILGUB LAMPUNG
Helo Lampung

PILGUB LAMPUNG - Ilustrasi

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Sungguh alot penentuan penjabat (pj) gubernur Lampung. Hingga jatuh tempo Rabu (12/6/2024), dari sejumlah nama, tak ada satu pun yang berhasil dieksekusi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Akhirnya, lembaga yang dipimpin Tito Karnavian mengeluarkan radiogram Nomor 100.2.1./2719/SJ atau surat penunjukan pelaksana harian (plh) gubernur Lampung. Jabatan Arinal Djunaidi sebagai gubernur berakhir 12 Juni 2024, pukul 23.59 WIB.

Tanpa menyebutkan nama Fahrizal Darminto, surat Tito hanya menuliskan bahwa untuk menghindari terjadinya kekosongan jabatan di Provinsi Lampung, maka sekretaris daerah melaksanakan tugas harian atau plh sampai ada kebijakan lebih lanjut.

Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Lampung Qodratul Ikhwan membenarkan radiogram yang sudah beredar tersebut. Mulai Kamis (13/6/2024), Sekdaprov Fahrizal Darminto yang memimpin Lampung.

Agaknya, persaingan jadi pj gubernur Lampung lumayan "keras". Hingga H-1 selesainya masa jabatan Arinal Djunaidi sebagai gubernur Lampung, sosoknya penggantinya tak kunjung muncul.

Hingga Selasa siang (11/6/2024), nama Staf Ahli Kemenkumham Lucky Agung Binarto (LAB) masih moncer di Kementerian Dalam Negeri sejak Minggu (9/6/2024). Sumber resmi, semua menjawab belum tahu, tunggu, sabar saja.

Jelang sore, sumber Helo Indonesia mengatakan namanya tergeser Staf Ahli Bidang Hukum Olahraga Kemenpora Samsudin sebagai pj gubernur Lampung hingga definitifnya gubernur periode 2024-2029.

"Syamsudin Pak Ho, clear, lukir, ada maenan besar, tetiba LAB bisa lenyap sore ini," ujar sumber Helo Indonesia yang punya akses ke Kemendagri, Selasa malam (11/6/2024).

Ternyata meleset lagi antara kedua staf ahli tersebut, yakni Lucky Agung Binarto (LAB) dan Samsudin. Lucky konon sudah siap dengan pakaian pelantikan yang dijadwalkan Selasa (11/6/2024).

Sebelumnya, usulan pj gubernur dari DPRD Lampung sempat gaduh gara-gara dari tiga kandidat yang disepakati sebelumnya hanya muncul satu nama yang diusulkan Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay, yakni Sekdaprov Fahrizal Darminto.

Setelah gaduh di sidang paripurna DPRD Lampung, kesepakatan awal tiga nama itu yang dikirim ke Kemendagri, yakni Fahrizal Darminto, Sekretaris Jenderal DPD RI Rahman Hadi, dan

Selain Samsudin, nama lainnya adalah Sekprov Lampung Fahrizal Darminto, Staf Ahli Kemenkumham Lucky Agung Binarto (LAB), dan Sekretaris Jenderal DPD RI Rahman Hadi. Kemenkumham yang mengusulkan lewat surat Lucky pj gubernur Lampung.

Yang kemudian terdengar santer pada H-2 adalah Lucky Agung Binarto (LAB) dan seharian kemudian muncul Samsudin. Kedua nama ini yang santer saling susul menyusul bakal disetujui Presiden Jokowi. Pas Hari H-nya, zonk lagi, Fahrizal yang jadi plh entah sampai kapan.

Terkesan, tarik menarik calon penjabat cukup keras di pucuk. Yang pasti, tanggal 1 November 2024, Fahrizal pensiun sedangkan Pilgub Lampung pada 27 November 2024. Syarat pj gubernur harus eselon satu aktif. Kita tunggu saja semoga lancar jaya.

Sambil melaporkan perkembangan soal pemimpin Lampung, saya jadi teringat istilah yang sempat populer: Hidup di Lampung Itu Keras, Lembek Dikit Diolah Kawan.

Pertanyaan terakhir, ada apa ya? (Herman Batin Mangku)


 -