Helo Indonesia

Henry Yoso Dikukuhkan Gelar Profesor, Darussalam Ucapkan Selamat

Annisa Egaleonita - Nasional -> Politik
Jumat, 2 Juni 2023 10:47
    Bagikan  
Darussalam dan Henry Yosodiningrat

Darussalam dan Henry Yosodiningrat - (Foto Ist/Helo Indonesia Lampung)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Tokoh politik dan ormas H. Darussalam, SH mengucapkan selamat kepada Dr. H. KRH. Henry Yosodiningrat, SH, MH sebagai profesor kehormatan.

Jumat (2/6/2023), Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang mengukuhkan Ketua Umum (Ketum) DPP Gerakan Anti Narkotika (Granat ) ini di Lantai 10, Aula Gedung Kuliah Bersama Universitas setempat.

Sebelum orasi ilmiah, Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo, SH, MIP direncanakan hadir dan akan memberikan kata sambutan atas pengukuhan advokat senior asal Kabupaten Pesisir Barat tersebut.

Menurut Darussalam, tokoh politik dan ormas, Udo Henry, panggilannya, memang pantas disematkan gelar tertinggi akademik mengingat perjuangannya dalam penegakan hukum, keadilan, bertahun-tahun memerangi narkoba, dan berbagai aktivitas sosial lainnya.

Calon anggota DPR RI dari Dapil 1 PAN ini berharap pemberian gelar profesor tersebut dapat memotivasi Udo Henry berbuat lebih banyak lagi untuk kemaslahatan umat. "Apa lagi yang akan tinggalkan di dunia ini kecuali amal kebaikan," tutupnya.

Sebelumnya, Henry Yosodiningrat meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Trisakti pada tahun 2019.
Kamis (10/10/2019). Disertasinya berjudul “Politik Hukum Pencegahan Korupsi: Optimalisasi Legislasi Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia”.

Dia mempertahankan disertasinya itu di depan para penguji dan promotornya antaranya, Prof Dr Eryantouw Wahid, Dr. Anas Yusuf, Dr. Endiyk M. Asror. Acara penganugerahan gelar pendidikan tertinggi itu dilangsungkan di ruang serbaguna Universitas Trisakti Pasca Sarjana di Menara Anugrah, Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Dalam disertasinya Henry berkesimpulan politik hukum pencegahan korupsi di Indonesia belum mengarah sebagai wadah penampung aspirasi masyarakat ke arah penguatan norma pencegahan dalam peraturan perundang-undangan.

Dr. Henry Yosodiningrat lahir di Krui, Pesisir Barat, pada 1 April 1954. Menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Sedangkan gelar S2 dari Fakultas Hukum Universitas Trisakti. Sejak 1978 Henry menekuni profesi sebagai Advokat/ Penasehat Hukum.

“Alhamdulillah, selesai juga. Waktu itu kadang saya hanya merekam buah pikiran untuk diketik oleh staf," ungkapnya. Penelitian Henry untuk menyusun disertasinya dilakukan disela-sela kesibukannya sebagai anggota parlemen (2014-2019) dari Fraksi PDI-P. (HBM)