HELOINDONESIA.COM - Buzzer adalah peliharaan penyusup untuk hibur pak dhe agar mereka leluasa gerogoti pondasi dan kekayaan negara.
Anggota Komisi III DPR Benny K Harman mengomentari pernyataan Manko Polhukam Mahfud MD yang menyebutkan banyak penyusup di kementerian/lembaga saat ini. Penyusup itu berniat untuk melemahkan pemerintah.
"Di berbagai struktur lembaga pemerintahan sekarang, banyak penyusup-penyusup yang justru melemahkan, bukan menguatkan," ungkap Menko Mahfud MD di HUT Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Minggu 11 Juni.
Dia tidak tidak menjelaskan siapa penyusup yang dimaksud dan bagaimana modusnya dalam melemahkan pemerintah. Mehfud hanya meminta semua pihak waspada.
Baca juga: Masih Ada yang Kesal, Sebut Sandiaga Uno Menusuk dari Belakang, Tapi Disahut: Makanya Bayar Utang
“Penyusup yang "melemahkan" dalam pemerintahan.? Ini peringatan dini dari Pak Mahfud,” kata Benny K Harman (akun @BennyHarmanID) hari ini, Senin 12 Juni.
Benny yang juga Waketum Partai Demokrat itu menambahkan, kerja penyusup itu seperti rayap, kerja diam-diam menghancurkan, meskipun dari luar tampak kokoh.
Oleh karena itum ia memperingatkan pemeringah agar jangan senang dan jangan berpesta dulu terkait tingkat kepuasan thdp pemerintahan ini tinggi.
“Saya takut itu seumpama kerja rayap tadi, dari luar gagah namun di dalamnya rapuh. Jika pemerintah tidak hati-hati maka negara bisa dibikin ambruk oleh para penyusup ini,” ujarnya.
Lebih dari itu, dia masih penasaran soal penyusup ke pemerintahan itu. ”Siapa kah "rayap" dn "penyusup" yg dimaksudkan oleh prof Mahfud? Mari kita main ci luk ba,” ujar Benny K Harman, anggota Komisi III DPR.
Ada sejumlah netizen juga penasaran soal penyusup di pemerintahan seperti disebutakan Menko Mahfud MD tersebut. Mereka bertanya kemudian memberikan pendangannya.
“Siapakah dia gerangan penyusupnya, sungguh pernyataan yang membuat kita akan terus bertanya, karena antara halu dengan kenyataan seperti tidak bisa dibedakan berjarak tipis seperti kulit ari,” tulis @Muhamma47755398.
“Penyusup bekerja dan masuk kesemua lini. Termasuk ke Parpol. Demokrat goyang ganjing jg akibat penyusup. Dipaksa berhadapan dgn moeldoko cs dan didorong pelan-pelan agar Demokrat memaksakan AHY jd wapres dgn berbagai dinamika dan manuver,” tulis Zamharie @ZAMHARIBASYIR1.
Baca juga: Hasrat Terpendam, Janji Tak Ditepati, Penyuka Batang Lembek LGBT Ini Tewas Dibunuh Sang Kekasih
“Penyusup ini tau cara treatment pak dhe, Buzzer adalah peliharaan penyusup utk hibur pak dhe agar mereka leluasa gerogoti pondasi dan kekayaan negara. Para penyusup berkelompok dan membuat koloni, mereka susah diberantas karena jaringannya memgakar ke segala lini,” tulis Choirul Mas @ChoiMasMh.
“Penyusup lewat rekruitmen pejabat publik jalur pesanan, pastinya hanya bisa diakukan pihak ber-background kuat juga kan? Jika partai ya oleh yg berkuasa, pejabat ya pasti eselon papan atas. Kan memang begitu cara menyusun kekuatan politik. Lalu bisa apa? Hanya berkabar saja?” tulis @gubrack.
Netizen Albert Kusen (@AlbertKusen11) menuliskan bahwa politik penghancuran klazik kuda troya. Beri hadiah, pujian bahkan jilatan agar leluasa hancurkan dari dalam. “Pepatah kuno 'musuh dalam selimut' , dikira merpati, ternyata kalajengking” tulisnya. (*)
(Winoto Anung)
