Helo Indonesia

Drama Mutasi ASN di Sidoarjo, Wabup: Tidak Pernah Dilibatkan, Cacat Prosedural

Satwiko Rumekso - Nasional -> Politik
Rabu, 17 September 2025 20:14
    Bagikan  
Mimik Idatana
sumber:TikTok Pribadi

Mimik Idatana - Suasana pelantikan, Mimik Idayana (box)

HELOINDONESIA.COM -Bupati Sidoarjo Subandi resmi merotasi 61 pejabat aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Pergantian jabatan ini meliputi pejabat tinggi hingga administrasi di sejumlah dinas strategis.

Di antaranya, Muhammad Ainur Rahman yang sebelumnya Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra kini menjabat Kepala Bappeda, Ahmad Misbahul Munir bergeser dari Kepala Dinas Sosial menjadi Kepala BKD, serta Ridho Prasetyo dari Kepala Dinas Perpustakaan ke Kepala DPMPTSP.

Namun langkah tersebut menuai polemik. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menilai proses mutasi itu cacat prosedural dan dipaksakan.

Ia menegaskan tidak pernah menerima laporan dari Tim Penilai Kinerja (TPK) terkait pejabat yang dimutasi, meski telah mengirimkan surat permintaan progres kinerja.

“Sudah saya kirimkan surat permintaan progres kinerja TPK, tapi hingga proses pelantikan itu digelar, tidak ada sama sekali laporan kinerja dari TPK ke saya,” ujar Mimik Idayana, kepada media, 17 September 2025

Menurut Mimik, masukannya diabaikan dalam perombakan ini. Ia bahkan baru mengetahui nama-nama pejabat yang digeser dari pemberitaan media.

“Saya tidak tahu sama sekali siapa pejabat yang akan dimutasi hari ini. Taunya malah dari rekan rekan media,” ulas Wabup.

Kondisi tersebut membuatnya semakin kecewa karena permintaan investigasi atas dugaan pelanggaran kewenangan oleh staf pribadi bupati juga tidak direspons.***(AGj)