Helo Indonesia

Dalam Monolog Butet Kartaredjasa Sindir Presiden Hobi Menculik, Netizen: Prabowo Tak Pernah Jelekkan Ganjar

Winoto Anung - Nasional -> Politik
Minggu, 25 Juni 2023 13:52
    Bagikan  
 Butet Kartaredjasa
tangkapan layar

Butet Kartaredjasa - Seniman Butet Kartaredjasa saat menggelar monolog di hadapan massa PDIP yang merayakan Bulan Bung Karno. (Foto: tangkapan layar)

HELOINDONESIA.COM - Di puncak peringatan Bulan Bung Karno di SU GBK, Jakarta, Sabtu 24 Juni, seniman Butet Kartaredjasa menggelar pentas monolog penuh sindiran, termasuk ke capres Prabowo Subianto. Hal ini mengusik banyak netizen, karena sindiran itu menyebut kata menculik.

Sebelumnya, monolog Butet Kartaredjasa menyindir Anies Baswedan, karena menghubungkan Jakarta banjir, kartanya air sedang parkir, dan menyebut juga dengan sebutan pander.

Saat menyinggung kelak ada presiden hobinya menculik, di frase awal Butet mengungkapkan capres Jagoan Presiden Jokowi,  identik berambut putih dan bekerja keras. Berikutnya ada kata sindiran yang tampaknya diarahkan ke Prabowo. Butet Kartaredjasa memberi sindiran sosok capres yang hobinya menculik.

”Jagoan Pak Jokowi rambutnya putih, gigih bekerja sampai jungkir balik. Hati seluruh rakyat Indonesia pasti akan sedih jika kelak ada presiden hobinya kok menculik,” ujar Butet.

Baca juga: Monolog Butet Kartaredjasa Sindir Anies Baswedan, Politisi Demokrat Sebut Sekedar Seniman Komersil Partisan

Pembelaan terhadap bermunculan dari netizen, ada yang menyebut Butet pantas  dilaporkan dengan pasan penghinaan di depan public, ada juga yang meminta pendukung Prabowo bersabar, tidak bakal menganggap omongan itu.

“Geger sindir Prabowo sebagai calon presiden hobi menculik, Gerindra bisa seret Butet untuk dilaporkan dengan pasal Penghinaan di depan public,” tulis netizen Lambe Waras di Twitter dengan akun @abu_waras.

Netizen Laksmi dengan akun @are_inismyname menilai narasi provokasi seperti itu tidak perlu, dan bukan hanya Prabowo yang disindir Butet Kartaredjasa, Anies Baswedan juga kena.

“Gak perlulah narasi provokasi, semua juga tau kok bukan hanya Prabowo yang disindir. Anies juga. So,  sebagai pendukung Anies lebih baik fokus dengan sindiran Butet tentang capres pandir, banjir, hingga perubahan,” katanya.

Baca juga: PSSI Umumkan Indonesia Ditunjuk FIFA Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023, Erick Thohir: Layak Kita Rayakan

Dia mengungkapkan, dalam kaitan ini Prabowo dan para pendukung Prabowo tidak bakal menganggap, dan menyerahkan kepada publik untuk menilai pengkritiknya.

“Kalau Prabowo dan pendukungnya gak bakalan anggep toh sudah tahu itu fitnah. Biarkan publik yang menilai pengkritiknya,” tulis Laksmi.

Sedangkan netizen Samsu Adi mengatakan, kata-kata menculik yang diarahkan ke Prabowo tersebut, harus disikapi dengan sabar, Prabowo tak pernah menjelekkan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Pihak yang memfitnah Prabowo, dan menjelek-jelekkan, justru menunjukkan kelemahan mereka sendiri.

“Kita sikapi dengan sabar. Pak Prabowo yang jelas tidak pernah menjelekkan GP dan AB. Mereka yang suka fitnah, caci maki Prabowo, secara tidak sadar telah menunjukkan kelemahan mereka sendiri. Dan biarkan publik yang menilai, publik sudah pada dewasa,” tulis Samsu Adi (@SamsuAdi11).

Baca juga: Akibat Kutu, Jepang Laporkan Kematian Pertama Terpapar Virus Oz

Sedangkan netizen Ferdinad Eegi mengungkapkan keprihatinan mendalam, peringatan Bulan Bung Karno diisi dengan hujatan, bukan doa dengan khidmat. Bung Karno munkin akan sedih kalau mendengar seperti itu.

“Salam Indonesia Raya. Perlu diingat memperingati bulan sukarno yg seharusnya dilakukan dgn hikmat & doa agar beliau senantiasa dikenang sebagai tokoh proklamtor.

saya yakin beliau akan sedih melihat peringatan hari bulannya di isi dgn  hujatan untuk kepentingan dan nafsu berkuasa,” tulis netizen Ferdinad Egi (@FerdinadEgi). (*)

(Winoto Anung)