LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Di Solo, Wali Kota Gibran akan mencopot baliho Presiden Jokowi dan Prabowo jika tak ada izin. Di Lampung, baliho dukungan Jokowi terhadap Prabowo aman-aman saja sejak beberapa bulan lalu.
"Aku nggak tau, aku gak gagas baliho," kata Gibran, Sabtu, (1/7/2023). Ia berencana mengecek izinnya. "Yo engko tak cek perizinannya, Nek izin belum jelas yo dicopot, ngono wae to yo," ujarnya.
Namun, katanya, hingga kini belum ada keluhan terkait izin baliho tersebut. "Kan semua gitu. Apa ada laporan nggak berizin balihonya? Nggak ada kan? Yowes," jelas Gibran.
Di Lampung, Jakarta, dan kota-kota lain, baleho Jokowi mendukung Prabowo Subianto sebagai penggantinya, presiden 2024, tersebar sejak awal bulan lalu.
Baca juga: Gubernur Arinal Sambut Ketum PMI dan Ketua PMI Provinsi se-Indonesia
Ketua DPD Partai Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan baleho-baleho tersebut dipasang para kader partainya sebagai penyemangat agar ketumnya jadi presiden 2024-2029.
Berbeda dengan yang di Jl. Kramat Raya, Jakarta Pusat, kata Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan baleho bertuliskan "Menang Bersama untuk Indonesia Raya" berasal dari partisan.
Kendati demikian, Habiburokhman tidak mempersoalkan apabila Prabowo dan Jokowi terlihat bersama, kemudian diabadikan dalam sebuah foto. Kedua tokoh tersebut kerap terlihat bersama, Prabowo merupakan Menhan dan Jokowi adalah Presiden.
Kalau foto Pak Prabowo dan Pak Jokowi bareng, bukan hal yang aneh, presiden dan menterinya, ujarnya. Apalagi, Habiburokhman mengatakan, Prabowo dan Jokowi sama-sama berkomitmen melanjutkan capaian pemerintahan yang sudah ada saat ini.
Baca juga: Menpora Dito Pastikan Penuhi Panggilan Kejaksaan Terkait Dugaan Penerimaan Uang Rp27 Miliar
Di sisi lain, Habiburokhman tak menganggap baliho tersebut diasumsikan sebagai bentuk endorsement atau dukungan Presiden Jokowi terhadap Prabowo untuk Pilpres 2024.
Berbeda dengan di Jakarta, baleho Jokowi mendukung Prabowo Subianto disertai kutipan: "2024 Jatahnya Pak.Prabowo."
Tulisan tersebut berada pada bagian atas poster besar yang didominasi foto presiden dua periode Jokowi itu terpampang di jalan-jalan protokol Kota Bandarlampung dan kabupaten/kota mulai minggu ini.
Di bagian bawahnya, ada pesan bertuliskan: Persatuan Membangun Bangsa, H. Prabowo Subianto, Calon Presiden 2024-2029. Di bawahnya, ada tambahan tagar: #IndonesiaTerusMaju.
Pesan benner yang tentu saja menggoda jelang Pilpres 2024. Presiden Jokowi adalah petugas partai yang harus tegak lurus atas keputusan partainya, PDIP yang telah mendeklarasikan bakal calon presidennya adalah Ganjar Pranowo.
Ucapan Presiden Jokowi terkait Pilpres 2024 sejak November 2022 dinilai memberi kode dukungan kepada sejumlah tokoh. Setidaknya, kode Jokowi soal Pilpres 2024 dinilai untuk Menhan Prabowo Subianto dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.
Kode Jokowi kepada Prabowo terlontar saat memberi dirinya sambutan di HUT Partai Perindo di iNews Tower, Jakarta Pusat, Senin (7/11/2022).
Jokowi mengatakan setelah ini kemungkinan Pilpres 2024 jatahnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang merupakan rivalnya di dua pilpres sebelumnya. "Saya ini dua kali wali kota di Solo menang, kemudian ditarik ke Jakarta, gubernur sekali menang," kata Jokowi.
Jokowi diusung untuk maju pilpres dan dua kali berhasil memenangkan kontestasi politik tersebut. Dia lalu meminta maaf kepada Prabowo Subianto sambil menyinggung jatah selanjutnya merupakan jatah Prabowo.
"Kemudian dua kali di pemilu presiden juga menang. Mohon maaf, Pak Prabowo," ujar Jokowi. "Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo," sambung Jokowi. (HBM)
