HELOINDONESIA.COM - Beredar isu elit relawan Pro Jokowi (Projo) terima 40 miliar untuk mendukung salah satu calon presiden (Capres) yaitu Prabowo.
Sontak, isu yang beredar tersebut membuat seluruh anggota dan kader Projo emosi.
Bak cacing kepanasan, mereka pun menggeliat berontak atas tudingan tersebut dan marah-marah gak terima.
"Iya sudah dengar itu hanya isu. Maklum sekarang ini kan tahunnya pesta demokrasi. Itu fitnah dan hoax. Karena organisasi Projo punya struktur sampai ke tingkat daerah-daerah di seluruh Indonesia," ungkap Abdul Madjid Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo Jakarta Pusat Abdul Madjid, di Base Champ, Jalan Cempaka Baru Timur V, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (8/7/2023) malam.
Baca juga: Jokowi Sebut Papua Aman Tak Ada Masalah, Tokoh Ini: Semoga Bapak Masih Punya Rasa Kemanusiaan
Tentunya, lanjut Masjid, Projo punya mekanisme organisasi yang harus di jalankan.
Menurutnya, Projo sedang menggelar Konferda dan baru terlaksana di 3 Provinsi yaitu, Sumbar, Sulsel dan Sulut.
"Jadi masih panjang lah. Ojo Kesusu," ujarnya.
Lanjut dia menegaskan, seluruh anggota beserta kader Projo tidak pernah terima dengan beredar elit relawan Projo terima Rp 40 miliar dukung Capres Prabowo.
Baca juga: Khawatir Ditelikung Juventus, Inter Milan Siap Permanenkan Lukaku Dengan Tawaran Rp 500 Milyar
Pihaknya dan seluruh anggota dan kader Projo mendesak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo untuk mengambil sikap dan langkah cerdas yaitu memproses secara hukum.
"Karena penyebar isu itu merupakan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap organisasi Projo," tandasnya.
Irvan S
