Helo Indonesia

Didatangi Prabowo, PSI Harusnya Malu, Kan Dulu Beri Penghargaan Kebohongan Terlebay Awal Tahun 2019

Winoto Anung - Nasional -> Politik
Kamis, 3 Agustus 2023 23:27
    Bagikan  
Prabowo, Grace Natalie
tangkapan layar

Prabowo, Grace Natalie - Prabowo Subianto dan Grace Natalie memberikan jumoa pers di Kantor PSI, Tanah Abang, usai pertemuan kedua belah pihak. (Foto: tangkapan layar)

HELOINDONESIA.COM - Kunjungan capres Prabowo Subianto ke PSI masih terus dibahas para pendukung Jokowi dan berbgai pihak. Pendukung Jokowi yang menjadi pendukung Ganjar Pranowo tampak terheran-heran dengan sikap PSI yang mau menerima Prabowo.

Sebab, di Pilpres lalu seperti minyak dan air, sulit menyatu. Sekarang kok tampak ada gejala akan Bersatu. Padahal PSI menamakan diri tegak lurus bersama Jokowi, dan aakini artinya mendukung Ganjar Pranowo.

Yang kemudian menjadi pembicaraan bukan hanya sisi PSI, tapi juga menelusuri Prabowo di masa lalunyaa. Dan kalau sudah begitu, maka bongkar-bongkar masa lalu yang memang sudah menjadi catatan Sejarah.

Misalnya saja, netize GP24P yang di Twitter menggunakan aku @KakekHalal nengungkap, katanya ada temannya nyeletuk: Mantan penculik kok dibanggain. Itu yang dimaksud bangga adalah PSI. Katanya celetukan itu muncul saat membaca berita yang menyebut PSI bangga karena Prabowo datang ke markasnya,

Baca juga: Terbukti Persik Kediri Lebih Kuat Mental, Hingga Menang Dikandang Lawan PSM Makassar Sejak Tahun 2009

Dia menulis dengan dimulai dengan kepala yang berbunysi: Maksud Hati Berbangga Diri Dan Balas Dendam Ke PDIP, PSI Justru Mempermalukan Dirinya.

Nah, lanjutnya, ketika Prabowo mendatangi PSI dan masuk berita yang trending maka banggalah beberapa kader PSI yang selama ini merasa bahwa PDIP itu arogan dan sombong. Dedek Prayudi @Uki23 juga menulis di twitter yang memberikan kesan bahwa PDIP itu sombong karena ada kalimat sinis.

“Padahal kan kalau memang PSI tulus mendukung Ganjar maka seriuslah dan bersikaplah seperti PPP atau Hanura bahkan Perindo yang datang langsung ke @PDI_Perjuangan,” tulis GP24P.

Baca juga: Mahfud MD Kagum Lihat Kekuatan TNI Saat Latgab, Netizen: Seperti Waktu TNI Geruduk KPK ya Pak

Jadi, lanjutnya,  kalau Prabowo atau Gerindra datang ke PSI dan dibilang humble, eits tunggu dulu. Gerindra ini bisa dibilang seperti Fadli Zon, dia baik kalau ada maunya, dulu hina-hina Jokowi sekarang puji-puji Jokowi karena Prabowo mau nyapres lagi.

Mungkin saja PSI dan Gerindra ini ada kesamaan maka karena itu Gerindra tak segan-segan datang ke PSI dan dinilai sebagai humble, lalu diharapkan muncul kesan bahwa PDIP yang dulu tidak mengubrisnya dibilang sombong dan arogan.

PSI tidak perlu bangga ketika Gerindra datang ke markasnya. @psi_id  tidak usah bangga kalau yang datang adalah orang yang pernah terlibat penculikan aktivis.

Baca juga: Moeldoko Ancam Rocky Gerung : Jangan Coba-coba Ganggu Presiden

PSi tidak usah bangga kalau yang datnag adalah orang yang dulu mendukung hoax Ratna Sarumpaet dan melakukan politik kebohongan di pilpres 2019. Rekam jejak Prabowo masih sangat hitam jadi PSI tidak usahlah bangga.

Bahkan @adearmando61 pun nge X di twitter dengan mengklaim sebagai orang yang berlogika atas kedatangan Prabowo ke PSI, sehingga kesannya kita-kita yang tidak setuju dengan Ade Armando adalah yang tidak berlogika, apakah seperti itu?

“Nah ternyata kedatangan Prabowo ke PSI ini membuat PSI merasa bangga. Kenapa mesti bangga? Bukankah Prabowo ini orang yang tidak berprestasi?” tanya GP24P.

Bahkan, lanjutnya,  masalah penculikan dan pelanggaran HAM masa lalu sampai sekarang masih menjadi misterius yang sebenarnya masih ditunggu-tunggu kejujurannya agar diungkapkan, dan sepertinya tidak mungkin Prabowo akan memberikan keterangan yang sejelas-jelasnya tentang kasus masa lalu itu.

“Prabowo hanyalah seorang yang ambisius, dan saat ini terus berusaha agar kekuatan Cendana itu kembali seperti dulu, apapun caranya bahkan menghalalkan segala cara pun dilakukan oleh Prabowo, karena orang-orang dekat Prabowo adalah orang-orang yang memang bisa dibilang dekat dengan Cendana,” tulisnya.

Melihat fakta-fakta itu, kok PSI mau-maunya bangga dengan kedatangan Prabowo? Apa ngak malu malah?

Kalau Jokowi yang datang okelah, ini mah Prabowo, harusnya ogah ahh. Apalagi dulu PSI pernah memberikan penghargaan "Kebohongan Terlebay Awal Tahun 2019" dengan piagam yang sangat mewah. (*)

(Winoto Anung)