HELOINDONESIA.COM - Kritik pedas Rocky Gerung terhadap Presiden Jokowi membuat marah para pendukung Jokowi.
Dimana-mana terjadi kemarahan dan menuntut penangkapan Rocy Gerung, tapi di sisi lain menghadirkan polarisasi pendukung Jokowi yang pro Ganjar Pranowo dan yang pro Prabowo.
Di barbagai ungkapan para netizen di media sosial, banyak yang mengungkap hal itu. Mereka menyebut mana pendukung Jokowi yang murni, dan pendukung Jokowi yang pura-pura.
Dalam pendapat yang beredar, disebut bahwa pendukung Jokowi yang murni akan bersikap melawan kritik Rocky Gerung yang dianggapnya sebagai penghinaan.
Baca juga: Hebat, Pemain Voli Indonesia Fahri Septian Dikontrak Klub SKV Montana di Liga Utama Bulgaria
Sedangkan pendukung Jokowi yang hanya pura-pura tidak ada sikap yang tegas, paling banter hanya menyayayangkan atau menyesalkan adanya ucapan pedas Rocky Gerung, yakni bajingan tolol. Hal ini seperti disampaikan oleh pendukung Prabowo.
Pendukung Jokowi yang murni marah ketika PSI menerima kunjungan Prabowo Subianto, dan kabarnya membicarakan hal-hal terkait Pilpres 2024.
Dua jenis penyikapan itulah yang membuktikan adanya pendukung Jokowi yang murni dan pendukung Jokowi yang pura-pura. Kedua istilah ini untuk menyebut secara mudahnya.
Baca juga: Survei LSI di Lampung: Jika 3 Capres, Prabowo Unggul di Putaran Kedua
Terkait hal itu polarisasi dua kelompok pendukung Jokowi tersebut, dampak dari ucapan pedas Rocky Gerung tersebut, di antaranya tergambar dari unggahan netizen Anak Ogi )akun @Anak_Ogi).
Dalam tulisan itu dibagian awal, seperti halnya judul, berbunyi: Langkah Cerdas Rocky Gerung. Ditulis Filsuf Abal Abal.
Disebutkan bahwa Rocky Gerung yang super cerdas telah menghancurkan image Prabowo yang susah payah dibangun Team Sukses Prabowo.
Baca juga: Makin Jumawa, Usai Hina Bajingan yang Tolol Viral, Rocky Gerung Kini Tuding Jokowi Menjual Negara
Setelah dipilih sebagai anggota cabinet, Prabowo Subianto bersusah payah kelihatan menghamba dan taat kepada Jokowi sebagai anak buah.
Pelan-pelan Pendukung Jokowi mulai cair dan menerima Prabowo sebagai sahabat Jokowi. Dalam even-even khusus bersama Jokowi. Prabowo menunjukkan kepribadian yang sangat santun dan menempatkan Jokowi sebagai bos.
“Puncaknya adalah ketika Prabowo makan bersama keluarga Jokowi di rumah Solo. Acara ini membuat Pendukung Jokowi semakin meleleh dan mulai yakin 2024 Prabowo akan mendapat restu Jokowi,” tulisnya.
Baca juga: Omset Miliaran, Rumah Mewah Diduga Sarang Jual Online Kosmetik Ilegal di Lamtim
Selanjutnya disebutkan, pendukung Prabowo semakin bersemangat karena itulah strategi kunci mereka , yaitu mencuri pendukung Jokowi untuk mengalahkan Ganjar Pranowo yang selalu unggul dalam Survei.
Bahkan Gibran digadang-gadang menjadi cawapres Prabowo. Dan ini terbaca dengan adanya Judicial Review terhadap UU Pemilu 2017 di Mahkamah Konstitusi untuk menurunkan batasan umur calon Capres / Cawapres menjadi di bawah 40 Tahun
Untuk siapakah ini ? Siapa anak muda di bawah umur 40 tahun yang berpotensi menjadi Capres / Cawapres sementara Pilpres tinggal 6 bulan lagi.
Baca juga: 5 Jenis Tanaman Hias yang Cocok untuk Mempercantik dan Menyegarkan Udara di Kamar Tidur Anda
“Tiba tiba datanglah si Filsuf maha cerdas memaki-maki Jokowi. Ini semua di luar skenario Team Sukses dan Pendukung Prabowo. Kata kata penghinaan Rocky Gerung terhadap Jokowi membuat Pendukung Jokowi murka semurka murkanya,” lanjut tulisan itu.
Seantero Nusantara mengecam filsuf maha pintar Rocky Gerung. “Pendukung Jokowi tersadar bahwa masih ada musuh dalam selimut, konsolidasi 2019 terbangun kembali serentak Se-Indonesia,” lanjutnya.
Nasi sudah jadi bubur. Pendukung Jokowi mulai sadar hanya Ganjar Pranowo satu-satunya yang bisa dipercaya . Semuanya sudah terlambat. Alam Semesta ,berpihak kepada Ganjar Pranowo.
Baca juga: Mahasiswa UI Tewas di Kamar Kos, Polisi Tangkap Pelaku yang Ternyata Senior Korban
“Matematika politik hancur dalam sekejab akibat ulah filsuf maha cerdas Rocky Gerung. Memang Ganjar Pranowo adalah estafetnya Jokowi yang paling tepat,” tulisnya.
Sejumlah netizen memberi komentar yang patut disimak, ada peringatan-peringan dan sikap kewaspadaan bagi mereka.
“Penulisnya tdk jujur dalam menerangkan arti negara demokrasi. Tidak paham makna Pejabat Publik. Tidak paham harus membedakan dignity atau martabat manusia dgn pejabat publik. Dan tdk ada hubungannya dgn Prabowo dan Team Ses Prabowo. Hanya framing cebong saja yg kaitkan itu,” tulis netgizen dengan akun @conan_idn.
Baca juga: Gubernur Arinal Jadi Keynote Speaker Coffee Morning dan Diseminasi Perekonomian
“Semoga saja ketololan RG bisa menarik kembali dukungan relawan Jokowi dan relawan Gibran utk mendukung mas GP,” tulis @orideos. RG bisa ditafsirkan sebagai Rocky Gerung, dan GP – Ganjar Pranowo.
“Sebenarnya saya benci bercampur suka atas pernyataan RG, Bencimya dia menghina presiden jokowi, senangnya ahirnya para pendukung yg ketipu dg penampilan prabowo yg seolah-olah loyal pada jolowi, ahirnya sadar bahwa jolowi hanya di manfaatkan oleh Prabowo,” tulis gondang rangrang (@curugireng)
“Sy retweet mas..krn sy pribadi hampir berpindah dukung prabororo.aku ttp Jokowi,” tulis @asmansahari.
“Kekuasan Allah telah menunjukan jalan yg benar, tak terlepas dari godaannya, dan itulah ujian bagi pendukung pak @jokowi dan beliaunya mengingatkan utk memilih capres harus hati" dan ini semuai yg bisa menjiwai mlnjutkan pmbngunan pak @jokowi hanya ada di diri pak @ganjarpranowo,” tulis netizen Mardi Siswoyo dengan akun @MardiSiswoyo15. (*)
(Winoto Anung)