Helo Indonesia

Ternyata ini Alasannya, Jaman Dahulu Ibu Kita Tebar Bunga Melati di Almari dan Tempat Tidur

M. Haikal - Ragam
Rabu, 23 Juli 2025 18:46
    Bagikan  
Arom
Foto: pexels

Arom - Minyak aromaterapi banyak dijual di pasaran dengan berbagai jenis dan macam-macam manfaatnya.

HELOINDONESIA.COM - Dari mana sih sebetulnya orang mengetahui atau memulai menggunakan herbal aromatik?

Pertanyaan ini kerap dilontarkan generasi muda yang memang ingin mengetahui tentang wewangian yang memberikan banyak manfaat kesehatan hasil budaya Nusantara.

"Ini bagian dari budaya kita ya. Kita masih ingat bagaimana ibu-ibu kita dahulu itu menyebarkan bunga melati di tempat tidur, di dalam lemari pakaian untuk apa sebetulnya?" ungkap Anggota Indonesia Wellness Master Association (IWMA), Prof Mangestuti Agil seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Rabu (23/7/2025).

Menurut Guru Besar dari Universitas Airlangga ini, banyak sekali manfaat untuk kesehatan, terutama mental melalui relaksasi.

Baca juga: Peringati HAN 2025, Pemkab Pesawaran Gandeng Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI

"Satu diantaranya memberikan rasa senang, rasa rileks," ujarnya.

Diketahui, lanjutnya, herbal aromatik ini sudah lama digunakan untuk penyedap makanan, pengobatan penyakit-penyakit ringan, untuk parfum dan lain sebagainya.

"Dan yang tidak kalah pentingnya dalam bentuk kegiatan agama, keagamaan. Ada ritual keagamaan itu menurut saya ini asal mulanya dan ini pasti menghasilkan relaksasi dan kegembiraan," paparnya.

Alasan menjadi bagian dari budaya, Prof Mangestuti mencontohkan seperti praktik batimuh Kalimantan.

Baca juga: Tiga Armada Baru DumTruck Siap Angkut Sampah Di Jalan Protokol

"Perawatan herbal aromatik menggunakan uap untuk pengantin. Herbal aromatik tersebut direbus dan digunakan untuk mandi uap," paparnya.

Dan cara itu, lanjutnya, sebenarnya bukan hanya di Kalimantan, tapi banyak juga di beberapa bagian-bagian Indonesia.

"Kita semua tahu minyak telon. Minyak ini dibuat dari paling sedikit tiga jenis minyak adas, kayu putih dan minyak pembawa," ungkapnya.

Contoh lainnya tradisi orang mandi dengan campuran herbal aromatik di Jawa Tengah, namanya kembang leson.

Baca juga: Kapolres Mesuji Hadiri Tanam Jagung Program Swasembada Pangan

"Mereka sangat percaya kalau orang capek pulang kerja atau ada ada gawe orang Jawa bilang ya mandi pakai rebusan yakin bahwa seketika itu rasanya manis rasa lelah itu hilang," jelasnya.

Lalu ada pada setiap upacara-upacara ritual keagamaan maupun upacara-upacara yang sejenis ya yang berkaitan dengan tradisi

"Dalam budaya masyarakat Madura sistem pengobatan tradisional Madura yang mereka gunakan untuk bahan pembuatan bedak sare, bedak yang khusus untuk wanita juga menggunakan herbal aromatik," tutupnya.