HELOINDONESIA.COM - Beberapa waktu belakangan, tingkat polusi udara di Jakarta dan sekitarnya mengalami peningkatan yang cukup siginifikan.
Selain masifnya penggunaan kendaraan bermotor yang menghasilkan emisi cukup tinggi, polusi udara dari industri dinilai turut menyumbang polusi udara di Jakarta.
Mengingat konteks di atas, mudah untuk menghargai peran penting yang dapat dimainkan oleh masker polusi udara yang tepat dalam menjaga kesehatan paru-paru Anda agar bebas penyakit.
Baca juga: Solusi Atasi Polusi, Pemerintah Diminta Tindak Tegas Perusahaan Yang Tidak Mengolah Limbah
Berikut adalah 5 hal yang perlu Anda perhatikan saat membeli masker polusi udara di lain waktu.
1. Kenali Polutan Anda
Emisi lalu lintas kendaraan, pembakaran tanaman, ketergantungan pada bahan bakar fosil dan emisi industri, adalah beberapa penyebab utama buruknya kualitas udara di Jakarta.
Oleh karena itu, masker antipolusi ideal Anda harus dapat menyaring polutan seperti partikel tersuspensi (PM 10 & PM 2.5), dan senyawa berbahaya seperti SO2 (Sulphur Dioksida), Karbon Dioksida (Co2), O3 (Ozon) dan NO2 (Nitrogen dioksida).
2. Ketahui Jenis Masker Anda
Pencarian Anda untuk mendapatkan masker anti-polusi udara yang tepat bisa menjadi urusan yang membingungkan. Anda pasti akan dihadapkan pada pilihan masker sederhana dengan gaya bedah atau respirator berbasis filter, hingga masker gas besar.
Baca juga: Hindari Polusi, Orang Tua Dihimbau Tak Sering Ajak Balita Beraktivitas di Luar Rumah
Anda dapat mulai dengan mengevaluasi tingkat polusi di wilayah Anda dan memilih masker N-99, N-95 atau N-100.
Masker N-95, seperti namanya akan melindungi Anda dari 95% semua polutan dan partikel halus, sedangkan masker N-99 akan memberi Anda tingkat perlindungan yang lebih tinggi dan melindungi Anda dari 99% semua polutan umum.
Carilah varian yang mengandung filter karbon aktif karena juga dapat membantu menyerap bau tak sedap, bakteri, dan virus.
Anda juga bisa mencari masker P-100 jika Anda tinggal di daerah yang banyak mengandung polutan berbahan dasar minyak.
3. Sesuaikan dengan ukuran
Pastikan masker udara Anda pas di hidung, mulut, dan dagu Anda. Ini sangat penting karena masker yang tidak menututpi bagian itu akan memungkinkan polutan berbahaya meresap ke dalam masker Anda..
Baca juga: Kualitas Udara di Jabodetabek Sangat Buruk, PKS Desak Pemerintah Serius Atasi Polusi di Jakarta
Cobalah untuk memilih masker dengan tali yang dapat disesuaikan untuk menghindari masalah seperti pemasangan yang tidak tepat.
Cari masker untuk anak anda? Pastikan untuk menyebutkan fakta ini di toko untuk membeli model ramah anak.
4. Selalu prioritaskan fungsi daripada gaya
Selalu dapatkan masker yang sesuai dengan pola penggunaan Anda. Orang aktif yang menyukai lari pagi, misalnya, harus memilih masker tugas berat dengan katup masuk udara yang besar karena lebih cocok untuk menangani volume udara dan kelembapan yang lebih besar.
Namun, orang yang menggunakan masker untuk lari terbatas dapat memilih opsi yang lebih ringan dan lebih murah, seperti masker bedah yang disesuaikan untuk kenyamanan dan portabilitas.
5. Perhatikan Kualitas Masker Anda
Masker polusi udara gaya bedah umumnya tidak dapat digunakan kembali berdasarkan desain dan oleh karena itu perlu sering diganti.
Cobalah untuk menghindari kontribusi ke tempat pembuangan sampah lokal Anda dengan berinvestasi pada masker yang dapat digunakan kembali.
Anda juga harus memeriksa apakah merek masker Anda mematuhi standar produksi internasional seperti Alat Pelindung Diri oleh CE dan EN 149:2001+A1:2009 FFP2 R (R berarti dapat didaur ulang).
