HELOINDONESIA.COM - Indonesia kaya akan budaya dan seni desain dengan keunikan dan kreativitasnya yang masing-masing tiap daerah berbeda-beda.
Mengutip definisi Kebudayaan Indonesia menurut Prof Dr Koentjaraningrat, budaya merupakan keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia yang dipelajari dan dibiasakan dalam kehidupan masyarakat.
Desainer interior Rudy Dodo dalam webinar Indonesia Wellness Tourism International Festival 2024 pada Kamis (21/11/2024) menambahkan bahwa kebudayaan itu harus mewakili satu kelompok.
“Contohnya kita melihat rumah gadang. Walaupun kita orang Jawa oh itu Indonesia. Tapi ketika kita melihat rumah tradisional Jepang, walaupun atapnya sama. Karena rumah di Jepang itu rata-rata sama dengan rumah-rumah di Indonesia,” papar Dewan Pengurus Pusat Himpunan Desain Interior Indonesia ini.
Baca juga: Badan Bahasa Rencanakan UKBI Berbasis Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence)
Karena itu, lanjutnya, untuk membedakan budaya nusantara dengan negara lain budaya Indonesia harus berkualitas tinggi. Dengan kualitas tinggi akan menimbulkan rasa bangga.
“Contohnya misalnya ukiran Jepara yang sudah kita kurasi hingga finishing terlihat natural,” jelasnya.
Untuk membuat sebuah desain interior budaya pada sebuah obyek, menurut Rudy Dodo, harus turun langsung ke daerah-daerah.
“Kenapa perjalanan itu penting? Jadi gini, mempelajari budaya Indonesia itu tidak bisa hanya dari literatur buku, searching Google. Tapi harus jalan-jalan. Di sana kita akan bertemu dengan para maestro kebudayaan, maestro desain, maestro kuliner atau maestro musik daerah,” jelasnya.
Rudy Dodo menceritakan perjalanannya ke Bali. Di sana dia bermalam di rumah seorang maestro. Kemudian berjalan ke tempat tenun dengan kualitas sangat tinggi.
Baca juga: Pembangunan Lampung Perlu Kepala Daerah yang Dekat dengan Pusat
“Kita melihat motif-motif tenun-tenunnya itu. Kita harus berkeliling. Jadi kulinernya, wastranya semuanya bukan hanya interiornya saja. Kita juga datangi museumnya,” jelasnya.
Misalnya kita mau mengambil desain Flores, sambung Rudy Dodo, harus mengenal budaya masyarakat Flores sana. Salah satunya budaya gotong royong dan ritual memotong pohon untuk bahan bangunan rumah.
”Kita bisa mengikuti ritualnya. Mereka ingin membangun rumah harus potong kayu dulu. Mereka ada upacara khusus memotong pohon. Jadi nilai-nilai seperti itu juga kita harus harus dirasakan. Dari desain interior untuk mendesain itu kenapa harus minta izin dulu untuk memotong satu pohon. Itu yang namanya kearifan lokal,” jelasnya.
