HELOINDONESIA.COM - Peranakan Semarang Heritage Spa menjadi salah satu budaya kesehatan dan kebugaran Indonesia yang diadopsi dari berbagai budaya bangsa lain.
Namun yang menarik, adopsi yang dilakukan dalam perjalanan sejarahnya, Peranakan Semarang ini hanya mengambil yang bagus-bagusnya saja dari budaya lain.
Peranakan Semarang ini merupakan sebuah tradisi budaya terkait dengan kesehatan ibu yang baru melahirkan dan bayi yang melahirkan.
Namun dalam perkembangannya, tradisi spa wellness menyajikan tak hanya pada cara untuk sehat dan bugar pada ibu dan anak saja.
Baca juga: Ini Perbedaan Antara Wellness Tourism dan Medical Tourism
"Peranakan Semarang, Heritage Spa sebetulnya sangat menyatu dengan apa yang kita sebut pilar-pilar dari anti aging massage," papar Dr Med Dr Maya Surjadjaja, M Gizi SPOK, FAAMEN dari Indonesia Wellness Master Association (IWMA) seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Sabtu (30/8/2025).
Karena anti aging massage adalah kedokteran di mana kita mempunyai beberapa pilar yaitu mulai dari pilar, nutrisi, pilar olahraga, pilar hormon correction dan tentunya bagaimana resreduction dan tentunya dengan regeneratif.
"Kalau sekarang ada syemm cell," tambahnya.
Story dari peranakan ini kadang kalau kita bilang peranakan banyak orang yang nggak ngerti.
Baca juga: Pra-Porprov Tinju Jateng: Surakarta Juara Umum, Daffa Rizky Petinju Terbaik
"Peranakan disebut peranakan turun, peranakan lengsot. Yang salah peranakan itu umum, yaitu uterus ya," ujarnya.
Menurutnya, Peranakan ada di Indonesia juga dan sebagai tempat lahirnya adalah kota Semarang atau Semarang as the cradle.
"Nah dalam Peranakan spa ada yang disebut dengan Kitchen Nyonya. Nyonya itu. Dari kitchen ke concotion, yaitu ramuan untuk spa," jelasnya.
Sebagaimana budaya kesehatan dan kebugaran etnik lain, Peranakan Semarang juga memiliki healing filosofi.
Baca juga: Stop Aksi Anarkis, Ketua Umum BKN: Jangan Sampai Presiden Prabowo Tetapkan Darurat Militer
"Karena setiap etnik pasti ada filosofi yang yang membelakanginya, yang mendasarinya. Kemudian karena tentu yang kita bahas adalah confinement atau masa nifas," paparnya.
Confinement ini adalah untuk maminya ada scrub, massage, bath dan wrap. Kemudian untuk baby-nya ada massage dan bath.
"Bagaimana dengan mandinya dengan massage bayinya kemudian Bagaimana breast feedingnya. Dan tentu makanan-makanan apa yang disiapkan untuk ibu-ibu pada masa nifas ini," urainya.
