LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siger Milenial di Simpang Lungsir, Kota Bandarlampung, bakal makin cantik dan ikonik. Saat ini, sebuah patung berbentuk sepasang tangan penari Lampung tengah dibangun di bawah jembatan tersebut.
Patung tangan penari Lampung itu bakal menambah daya tarik kawasan yang memang dikenal ramai dan strategis di Kota Bandarlampung. Lungsir dengan JPO dan tenda-tenda pedagang menambah hangatnya kota ini.

Patung pertama dengan bentuk serupa sebenarnya sudah lebih dulu hadir bersamaan dengan pembangunan JPO Siger Milenial yang diresmikan pada Jumat, 14 Februari 2025 lalu. Patung itu berdiri gagah di sisi jalan dari arah Tanjungkarang menuju Telukbetung.
Kehadirannya langsung mencuri perhatian pengguna jalan yang melintas, karena memadukan unsur modern dengan identitas budaya Lampung. Kini, patung kembarannya dibangun di sisi sebaliknya, sehingga tampak jelas bagi pengendara dari arah Telukbetung menuju Tanjungkarang.
Berdasarkan pantauan pada Minggu (21/9/2025), bagian pergelangan tangan sudah berdiri kokoh, tinggal menunggu pemasangan bagian telapak hingga jemarinya yang nantinya akan membentuk gerakan tari klasik Lampung.
Baca juga: Meriah dan Indahnya Lebaran di JPO Siger Milenial Lungsir
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bandarlampung menyebut, pembangunan patung ini tidak hanya sekadar hiasan, melainkan upaya mempertegas identitas Lampung di ruang publik. “Ikon-ikon seperti ini diharapkan menjadi ruang edukasi budaya sekaligus menambah estetika kota,” ujar seorang pejabat setempat.
Gerakan tangan dalam tarian Lampung sendiri bukan sekadar estetika, melainkan sarat makna filosofis. Misalnya, gerakan ngiyang atau tangan berputar perlahan menggambarkan kelembutan dan penghormatan, sementara gerakan sekapan dengan jari-jari terbuka mencerminkan sikap keterbukaan dan keramahan masyarakat Lampung terhadap tamu.
Jemari yang lentik pada tarian juga dipercaya sebagai simbol kesopanan, keanggunan, serta keharmonisan hidup.
Patung tangan penari Lampung ini terinspirasi dari tarian-tarian tradisional seperti Tari Sembah dan Tari Melinting. Tari Sembah merupakan tari penyambutan yang biasanya ditampilkan untuk menghormati tamu agung, penuh gerakan tangan yang anggun sebagai lambang penghormatan dan kerendahan hati.
Baca juga: Langit Kota Penuh Kembang Api, Eva dan Warga Tumpah di JPO Sigers
Sementara Tari Melinting, salah satu tarian tertua di Kabupaten Lampung Timur yang berasal dari Keratuan Melinting, menggambarkan keagungan, kewibawaan, dan semangat kebersamaan. Kedua tarian inilah yang banyak menggunakan ekspresi tangan untuk menyampaikan makna-makna filosofis.
Keberadaan JPO Siger Milenial sudah menjadi magnet baru, terutama bagi kaum muda. Desainnya modern, dilengkapi lampu warna-warni LED yang menyala indah pada malam hari. Tak jarang, jembatan ini menjadi lokasi swafoto maupun konten kreator lokal.
Dengan hadirnya sepasang patung tangan penari, diperkirakan JPO ini akan semakin populer sebagai landmark Kota Bandarlampung.
Selain mempercantik wajah kota, pemerintah daerah juga berharap pembangunan ornamen budaya semacam ini dapat meningkatkan rasa bangga masyarakat terhadap identitas Lampung sekaligus menjadi daya tarik wisata perkotaan. (Prapthy)
---
-
