Helo Indonesia

5 Wisata Hits dan Anti-Mainstream di Kabupaten Tegal, Cocok untuk Liburan

Rabu, 6 November 2024 08:06
    Bagikan  
5 Wisata Hits dan Anti-Mainstream di Kabupaten Tegal, Cocok untuk Liburan

Eksotika Danu Beko di Margasari, Kereta Antik di Pangkah, dan Pasar Slumpring di Bumijawa. Foto: kldw/IG/FB

SLAWI, HELOINDONESIA.COM - Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, tak hanya populer dengan objek wisata Guci yang berhawa sejuk dengan sumber mata air dan pemandian air panasnya. Namun di sejumlah wilayah di kabupaten ini ternyata menyimpan wisata anti-mainstream yang tak kalah menarik untuk dikunjungi.

Berikut enam wisata hits di Kabupaten Tegal yang bisa dieksplor dan cocok untuk liburan di tengah kesibukan kerja yang mendera.

1. Danau Beko
Wisata Danau Beko ada di Dukuh Apu, Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari. Telaga ini sebenarnya merupakan danau buatan dengan perbukitan hijau di sekitarnya. Tempat wisata ini telah disulap sebagai tempat rekreasi dan pengambilan spot foto eksotik yang instagramable.

Nama Beko berasal dari kata backho yang merupakan bagian dari excavator (alat penggali). Orang awam menyebutnya dengan beko atau bego. Danau ini sebenarnya merupakan bekas tambang batu kapur yang secara alami terisi air, sehingga membentuk danau dengan air berwarna biru kehijauan yang menawan.

Pemandangan di sekitar danau sangat indah, dengan tebing-tebing kapur yang menjulang dan pantulan air yang jernih. Wisatawan dapat menikmati pemandangan alam yang memukau, berfoto, dan menikmati suasana tenang di sekitar danau. Jarak tempuh Danau Beko dari Kota Tegal sekitar 35 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam berkendara.

2. Bukit Bintang
Wisata alam lainnya bisa dinikmati wisatawan berkunjung ke Kabupaten Tegal adalah Bukit Bintang di Dukuh Pring Desa Guci, Kecamatan Bumijawa. Wisata yang berada 1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl). Selain dingin dan berkabut, pengunjung akan dibawa dengan keaslian suasana Desa Guci di kaki Gunung Slamet.

Bukit Bintang menawarkan panorama pegunungan di kawasan wisata Guci, pengunjung bisa menjumpai berbagai spot foto menarik, seperti bangunan bergaya Cina, Jepang, atau properti unik lainnya. Selain spot foto dan pemandangan alam, Bukit Bintang juga menyediakan vila dan glamping.

Penginapan ini bisa jadi alternatif bagi wisatawan yang beriwisata ke Guci. Untuk satu kamar bisa untuk 2-3 orang.

3. Agrowisata Loco Antik
Jika Anda tertarik untuk menjelajahi kebun tebu menggunakan lokomotif tempo dulu, wisata ini adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi. Keunikan dari kebun tebu di sini adalah sejarahnya yang sudah berlangsung sejak zaman penjajahan.

kereta
Agrowisata Loco Antik bisa dijumpai di Pabrik Gula Pangkah, Jalan Raya Slawi – Pangkah, Bogares Kidul dengan harga tiket masuk Rp5.000 per orang, dan Rp 10 ribu untuk keretanya.
Daya tarik utama ketika mengunjungi Agrowisata Loco Antik salah satunya ialah naik kereta kayu yang sangat antik, yang terdiri dari tiga gerbong. Kereta apinya bener-bener antik, sesuai dengan namanya.

Rute menuju Agrowisata Loco Antik dari pusat kota Tegal yaitu dengan menuju Jl Raya Tegal – Slawi, kemudian belok kiri ke Jalan Raya Banjaran – Balamoa. Setelah itu belok kanan ke Jalan Raya Kalikangkung hingga tiba di Jalan Raya Pangkah Barat. Estimasi waktunya sekitar 40 menit, dengan jarak tempuh dari 16 km.


4. Pasar Slumpring
Jika wisatawan ingin mencicipi jajanan tradisional khas Tegal, datanglah ke Pasar Slumpring di Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa setiap Minggu pagi pukul 07.00 hingga 12.00 WIB. Di sana, pasar yang diselimuti pohon bambu itu menjual ragam makan tradisional seperti nasi jagung, klepon, cetot, matasapi, gethuk bodin (singkong), jintul, awul-awul, rujak teplak, srabi. tahu aci, dan lain lain-lain.

Uniknya, dalam transaksi di Pasar Slumpring tidak menggunakan uang tunai rupiah. Konsumen memakai alat pembayaran yang terbuat dari bambu yang telah dibuat khusus. Pengunjung bisa menukarkan uang tunainya dengan keping bambu di loket yang sudah disiapkan. Satu keping bambu senilai Rp2.500.

slumpring

Sambil menikmati makanan tradisional di Pasar Slumpring, pengunjung disuguhkan hiburan musik di bawah kerindangan pohon bambu. Saat liburan sekolah, tempat ini menjadi destinasi favorit pelajar dan keluarga yang ingin berlibur.

5. Sindang Kemadu
Salah satu wisata air di Kabupaten Tegal yang bisa dikunjungi adalah Sindang Kemadu di Kecamatan Muncanglarang. Sajian alam yang permai dan telaga yang sangat jernih menjadi daya tarik wisata ini.

Wisata ini bisa dikata surga tersembunyi di daerah pegunungan Kabupaten Tegal. Pasalnya lokasinya yang terimpit di tengah hutan dan dekat permukiman warga.

Sindang Kemadu ini berjarak sekitar 30 km dari Kota Slawi. Pengunjung dari arah Kota Tegal dan Slawi bisa langsung mengambil rute Jalan Raya Tegal-Bumiayu, lalu ambil arah ke kiri ke Jalan Raya Yomani-Bumijawa. Sampai di Jalan Raya Tuwel tepatnya di pertigaan Tugu Bawang Putih, ambil arah ke kanan lurus jurusan Jejeg kurang lebih 7 km.

Beberapa wahana tersedia di sini, seperti bebek air, kolam renang, terapi ikan, dan sepeda gantung. (Aji)