LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Rapat terkait anjloknya harga singkong, Pemprov Lampung dan 29 pengusaha tepung tapioka sepakat harga singkong jadi Rp1400 per kilogram mulai Selasa (24/12/2024). Selain itu, pabrik tak boleh impor ubi kayu tersebut.
Rapat itu sendiri sempat molor dari rencana pukul 14.00 WIB baru dimulai Jepang pukul 17.00 WIB. Diikuti OPD, anggota DPRD Lampung, dan Perkumpulan Petani Ubi Kayu Indonesia (PPUKI), rapat bablas hingga pukul 19.00 WIB di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung.
Usai rapat yang juga dihadiri akademisi, DPRD Lampung, dinas enam kabupaten/kota, Pj Gubernur Samsudin tak memberikan keterangan kepada para wartawan. Dia langsung keluar ruang mengabaikan doorstop wartawan.
Harga yang disepakati tersebut dengan rafaksi maksimal 15 persen.
Perwakilan PT Umas Jaya Agrotama, Willy mengatakan pihaknya menyepakati keputusan hari ini, terutama soal pembatasan impor. Tinggal bagaimana pemerintah pusat yang mengaturnya.
Beberapa perwakilan perusahaan menolak menandatangani kesepakatan. Namun, dapat diabaikan mereka hanya perwakilan yang tidak masuk dalam akte perusahaan, ujar Willy.
Anggota DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi merasa lega . Dia berharap harga tersebut dapat mensejahteraan petani. Tinggal, menurut dia, regulasinya mungkin dalam bentuk perda atau pansus. (Hajim)
-