China Akan Ikut Bangun Pertanian serta Tambang di Lampung

Sabtu, 28 Juni 2025 16:04
Apindo dan China temui Gubernur Mirza HELO LAMPUNG

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Apindo Lampung Ary Meizari bersama perwakilan dari Poly Group dari Shandong, Tiongkok, China menemui Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (RMS). Mereka menindaklanjuti rencana kerjasama di Lampung.

Apindo dan Poly Group akan memimpin negosiasi dan pelaksanaan proyek pembangunan lahan pertanian berstandar tinggi serta eksplorasi mineral di wilayah yang ditentukan oleh pemerintah.

Baca juga: Mirza Sambut Investor China, Bahas Investasi dengan Apindo Lampung

Surat penunjukan tersebut turut dibacakan dalam forum untuk memastikan transparansi dan keseriusan pihak investor.

Meizari menjelaskan bahwa proyek ini mencakup pembukaan kawasan pertanian cerdas berbasis sensor dan satelit, serta eksplorasi kawasan industri berorientasi ekspor. 

Ia menambahkan bahwa Apindo Lampung berkomitmen menjaga komunikasi antara investor dan regulator agar proses investasi berjalan mulus dan tidak terhambat oleh birokrasi yang tidak produktif.

Dalam pertemuan itu juga dibahas sejumlah wilayah yang berpotensi menjadi lokasi pengembangan proyek, mulai dari Lampung Tengah, Tulangbawang, hingga Pesawaran.

Pemerintah Provinsi akan mengawal proses survei lahan, analisis dampak lingkungan, serta pelibatan masyarakat lokal dalam proses implementasi.

Ary Meizari menegaskan kembali bahwa kerja sama ini akan mengintegrasikan teknologi, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Kami ingin Lampung jadi percontohan nasional dalam pengelolaan investasi yang efisien, adil, dan berdampak luas. Bukan hanya proyek bisnis, tapi proyek pembangunan,” ujarnya.

Rapat koordinasi ini ditutup dengan kesepakatan pembentukan tim teknis lintas sektor yang akan bekerja dalam dua minggu ke depan.

Tim tersebut bertugas menyiapkan rencana aksi awal, termasuk persiapan lahan dan pemetaan sumber daya. Semua pihak sepakat bahwa kehadiran Poly Group menjadi awal dari babak baru industrialisasi pertanian di Provinsi Lampung. (Rls/HBM)

 - 

Berita Terkini