Bahlil: Kekuatan Utama HIPMI pada Kekompakan

Rabu, 10 Juni 2026 20:31
Bahlil HELO LAMPUNG

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Ketua Dewan Kehormatan BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Bahlil Lahadalia, mengajak seluruh kader HIPMI dari berbagai daerah untuk menjaga soliditas organisasi dan menjadikan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI sebagai momentum memperkuat kontribusi pengusaha muda terhadap pembangunan nasional.

Hal tersebut disampaikan Bahlil dalam rangkaian kegiatan Munas XVIII HIPMI yang digelar di Bandarlampung, Menurutnya, dinamika dalam proses pemilihan kepemimpinan merupakan bagian dari demokrasi organisasi yang harus disikapi secara dewasa dan penuh tanggung jawab.

Bahlil menegaskan bahwa perbedaan pilihan dalam kontestasi organisasi merupakan sesuatu yang lumrah. Namun, seluruh kader HIPMI harus tetap mengedepankan persaudaraan dan kepentingan organisasi di atas kepentingan kelompok maupun individu.

"Munas adalah forum tertinggi organisasi. Siapa pun yang terpilih nantinya merupakan pilihan kader HIPMI. Karena itu, saya mengajak seluruh peserta untuk menghormati proses dan menerima hasil Munas dengan lapang dada demi menjaga persatuan organisasi," ujarnya.

Mantan Ketua Umum BPP HIPMI itu menilai kekuatan utama HIPMI selama ini terletak pada kekompakan dan  kemampuan kadernya untuk tetap bersatu meskipun memiliki pandangan yang berbeda. Ia berharap tradisi tersebut terus dijaga agar HIPMI tetap menjadi organisasi pengusaha yang kuat dan berpengaruh dalam pembangunan ekonomi nasional.

Dalam kesempatan itu, Bahlil juga menyoroti pentingnya peran pengusaha muda dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Menurutnya, HIPMI harus mampu menjadi wadah lahirnya pengusaha-pengusaha baru yang tangguh, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi.

Ia mengatakan, pengusaha muda memiliki peran strategis dalam mendorong investasi, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat struktur ekonomi nasional. Karena itu, HIPMI diharapkan terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menjadi mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha. HIPMI harus menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya wirausahawan-wirausahawan baru yang mampu membuka lapangan pekerjaan dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional," katanya.


Bahlil juga mengapresiasi Provinsi Lampung sebagai tuan rumah penyelenggaraan Munas XVIII HIPMI. Menurutnya, pelaksanaan Munas di Lampung menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan potensi ekonomi daerah kepada para pengusaha dari seluruh Indonesia.


Ia menilai Lampung memiliki posisi strategis sebagai gerbang Pulau Sumatra dengan berbagai peluang investasi di sektor pertanian, perkebunan, industri pengolahan, logistik, hingga energi. Kehadiran ribuan peserta Munas diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dan investasi yang lebih luas bagi daerah tersebut.


"Munas ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan potensi daerah dan memperkuat jaringan bisnis antaranggota HIPMI dari seluruh Indonesia," ujarnya.

Munas XVIII HIPMI yang berlangsung di Bandarlampung diikuti oleh peserta dari berbagai provinsi dan menjadi agenda penting organisasi dalam memilih Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026–2029. Selain agenda pemilihan, kegiatan ini juga diisi dengan forum diskusi, pertemuan bisnis, dan pembahasan berbagai isu strategis terkait pengembangan dunia usaha nasional.

"Dengan semangat kebersamaan dan persatuan, Bahlil berharap Munas XVIII HIPMI dapat menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin maju sekaligus memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih kuat dan berdaya saing,"tutup Bahlil. (Hajim).


Berita Terkini