Bangun Ekosistem Badminton di Semarang, 16 Tim Ramaikan Kejuaraan Bulutangkis Antar-Korporasi & Instansi

Jumat, 10 Oktober 2025 22:47
Tim Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama panpel Kejuaraan Bulutangkis Antar-Korporasi & Instansi berpose bersama di Gedung Pers Jateng

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Sebanyak 16 tim bakal bersaing pada ajang bulutangkis Polytron Badminton Challenge Kejuaraan Bulutangkis Antar-Korporasi & Instansi 2025 yang digelar di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, Semarang, Sabtu dan Minggu (11-12 Oktober).

Sesuai dengan tajuknya, event ini pun bakal diikuti tim-tim dari perusahaan dan instansi, meliputi BRI, Bank Mandiri, BCA, Pegadaian, Polda Jateng, TVRI Jateng, RRI Jateng, KONI Kota Semarang, Dinas Pendidikan Kota Semarang, Polytron, RS Roemani Semarang, RS Muhamadyah Kendal, serta Universitas Diponegoro yang turun dengan dua tim.

Baca juga: Bupati Kendal Launching Ruang Layanan Perencanaan Terpadu Perkasa

Progam Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengaku bangga dengan antusiasme tinggi yang diperlihatkan perusahaan serta instansi yang mau terlibat di event ini. Event bersejarah karena pertama kali digulirkan ini, bertujuan untuk membangun ekosistem bulutangkis, khususnya di Kota Semarang sebagai ibu kota Jateng.

“Ini adalah event bulutangkis pertama di Indonesia yang melibatkan para karyawan yang akan membela perusahaannya masing-masing. Misi kami menggelar event ini tentu agar semua lapisan masyarakat tetap mencintai serta bergairah untuk memainkan olahraga bulutangkis. Kepedulian masyarakat juga sangat dibutuhkan saat ini untuk membangkitkan kembali prestasi bulutangkis Indonesia,” ungkap Yoppy Rosimin dalam keterangan persnya, Jumat 10 Oktober 2025.

Sementara Panitia Pelaksana, Daryadi  dalam  konferensi pers di Gedung Pers Jateng, Semarang, Jumat (10/10), menambahkan, Kejuaraan Bulutangkis Antar-Korporasi dan Instansi ini konsepnya adalah pertandingan kategori beregu yang memainkan tiga partai masing-masing: tunggal, ganda putra, dan ganda campuran. Tiap perusahaan atau instansi boleh mendaftarkan minimal 4 pemain dan maksimal 6 pemain.

“Pertandingan akan dilakukan dengan dua fase. Pada babak penyisihan grup dilakukan dengan sistem setengah kompetisi. Sebanyak 16 tim akan dibagi menjadi 4 grup. Juara dari setiap grup akan melaju ke babak semifinal yang akan bertanding menggunakan system knock out,” jelas Daryadi.

Baca juga: Terungkap di Kendal, Satu Penerima BLT DBHCHT Dicoret karena Gunakan Rekening untuk Judol

Selain memperebutkan Piala Bergilir, event ini juga menyediakan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 7 juta untuk tim yang menjadi juara, runner up memperoleh Rp 5 juta. Sedangkan peringkat ketiga dan keempat mendapatkan Rp 2,5 juta dan Rp 1,5 juta.

Kepedulian Bakti Olahraga Djarum Foundation pun tidak hanya menggelar event bulutangkis antar perusahaan dan instansi, tapi juga kejuaraan bulutangkis yang melibatkan para pelajar. Sebelumnya sudah digelar Kejuaraan Bulutangkis Antar Pelajar Antar Sekolah Dasar Tingkat Kota Semarang tanggal 24-27 Juli.

Berikutnya akan menyusul Kejuaraan Bulutangkis Antar Pelajar Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tanggal 15-16 November serta Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) tanggal 22-23 November. Seluruh event tersebut juga diselenggarakan di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, Semarang. (Aji)



Berita Terkini