SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Atmosfer sengit mewarnai partai puncak Kejuaraan Bulutangkis Antar-Media (KBAM) 2026 Zona Tengah di Polytron Stadium Undip, Semarang, Rabu (14/10/2026). Panggung megah persembahan Bakti Olahraga Djarum Foundation ini menjadi saksi ketangguhan para wartawan Jawa Tengah yang sukses mengukir sejarah dan mempertahankan mahkota juara.
Dua pasangan juara bertahan, Aman Ariyanto/Agus Supriyanto (Suarabaru.id) dan Fentri Susilo Utomo/Aziz (TVRI Jateng), tampil tanpa cela dengan mencetak hattrick, meraih gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun di kelompok usia masing-masing.
Baca juga: Wadah Kreativitas Gen Z di Bidang Pangan, FTP USM Siap Gelar Lomba Agrichfest V
Di Kelompok Usia (KU) 46 tahun ke atas, duet maut Aman Ariyanto/Agus Supriyanto membuktikan dominasi mutlak mereka sejak 2024. Bertemu rekan satu bendera dalam laga bergengsi Suarabaru.id All Final, Aman/Agus sukses menundukkan pendatang baru Berkah Yuliarto/Budi Setyo Purnomo lewat permainan solid dua set langsung, 21-15, 21-17.
Meski harus puas di posisi kedua, raihan ini menjadi berkah tersendiri bagi Berkah/Budi SP yang langsung naik podium pada penampilan perdana mereka. Sementara posisi ketiga ditempati pasangan gabungan Erwin Ardian (Tribun Jateng) / Franky Yulianto (Prosekutor).
"Bagi kami ini sesuatu yang spesial karena mampu mempertahankan gelar. Kata pepatah, mempertahankan itu jauh lebih sulit ketimbang merebut. Kunci keberhasilan kami ada pada kedisiplinan latihan setiap Selasa dan Jumat sehingga kami bisa saling 'tune in'. Kemenangan ini sangat kami syukuri—hadiahnya bisa buat beli raket baru atau ditabung," ujar Agus Supriyanto sembari tersenyum didampingi Aman.
Tak kalah seru, di KU 36-45 tahun, pasangan Fentri Susilo Utomo/Aziz (TVRI Jateng) berhasil menyegel gelar ketiga mereka usai meredam perlawanan alot Agus Heriyanto/Andi Setyawan (RRI Semarang) dengan skor 21-19, 21-15. Peringkat ketiga diamankan oleh Darjo Soyat/Iwan Jp (Suara Merdeka).
Fentri, yang juga jawara tunggal putra Porwanas 2013 serta beregu 2022 dan 2024, mengakui bahwa persaingan tahun ini jauh lebih menggigit. "Peta persaingan tahun ini terasa lebih ketat dibanding edisi sebelumnya. Kemenangan ini sangat membahagiakan," tuturnya.
Bangkit Rajai KU 25-35 Tahun
Kejutan dan drama mendebarkan tersaji di KU 25-35 tahun. Pasangan unggulan kedua, Bangkit Nurullah/Muhammad Nurrois (Joglosemar), harus menguras keringat dan membanting tulang untuk mengunci gelar juara.
Baca juga: Tokoh Politik Senior Golkar , Alzier Tolak Wacana Impeachment Gibran
Sempat tertinggal di set pertama, Bangkit/Nurrois bangkit secara dramatis dan menyegel kemenangan rubber set atas Ndaru/Yudi (TVRI) dengan skor ketat 13-21, 21-18, 22-20. Tempat ketiga di kategori ini diraih oleh pasangan Arif Fakhrian (Radar Kudus)/Dian Tega Pratama (Kabar Blora.id).
Ketua Umum PBSI Jateng, Basri Yusuf, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kesuksesan gelaran tahunan ini. Menurutnya, KBAM bukan hanya panggung adu ketangkasan fisik, melainkan wadah perekat silaturahmi.
"Harapan kami ke depan, kejuaraan ini terus menjadi agenda rutin tahunan. Antusiasme peserta sangat luar biasa, dan ini menjadi momentum tepat untuk memperkuat sinergi antara insan pers dan PBSI Jawa Tengah," ungkap Basri.
Basri menambahkan, lewat turnamen ini para wartawan bisa merasakan secara langsung tensi dan perjuangan seorang atlet di lapangan. "Event ini memberikan nilai tambah bagi insan media. Wartawan yang sehari-hari menulis berita, kini merasakan sendiri tantangan dan spirit berjuang di lapangan untuk meraih kemenangan," pungkasnya. (Aji)