Helo Indonesia

Sindir Surya Paloh Terkait Terlalu Mahal Tangan Johnny G Plate Diborgol, Netizen: Harusnya Dipotong!

Kamis, 18 Mei 2023 20:21
    Bagikan  
nasdem,
Foto: Tangkapan layar

nasdem, - Viral di medsos pria ini sindir pernyataan Surya Paloh terkait tangan Johnny G Plate terlalu mahal untuk diborgol.

HELOINDONESIA.COM - Sebuah rekaman yang memperlihatkan pria gondrong berkacamata dan berkaos garis-garis biru menjadi viral di media sosial.

Dalam tayangan video yang diunggah akun didilionrch dan dilihat Heloindonesia pada Kamis (18/5/2022), pria yang tak diketahui identitasnya itu menyindir pernyataan Ketua Partai Nasdem Surya Paloh kalau tangan Jonny G Plate terlalu mahal untuk diborgol.

"Si Bewok ngebelain si Joni Pelit, Ape Loe. Tangannya Terlalu Mahal untuk Diborgol. Woi, tangan koruptor itu murah! Bukan diborgol harusnya dipotong," kata didilionrch dengan suara lantang.

Menurut didilionrch, dalam kasus korupsi proyek Rp 10 triliun dikorupsi Rp 8 triliun, dia mempertanyakan Surya Paloh mengapa masih membela Johhny G Plate.

Baca juga: Pemkot Bandarlampung Sudah Gelontorkan Rp5 M untuk Transit Jemaah Haji

"Proyeknya 10 triliun diembat 8 triliun kok masih dibelasin? Si Anies juga sama. Ini semua cobaan, Tuhan pasti berpihak pada kebenaran, woi Tuhan nggak bakal berpihak pada koruptor," ucapnya.

Menurutnya, Ketua DPP Nasdem malah lebih kacau lagi. Demi ngebelain koruptor sampai nyerang jokowi sebagai petugas partai.

"Woi oncom, petugas mana yang bukan petugas partai. Kalau mau nyapres siapa yang nyalonin kalau bukan partai. Anies sendiri aja udah ngaku kalau dia petugas partai," katanya tetap dengan suara keras.

didilionrch mengatakan, kalau memang tidak suka Jokowi kenapa dari dulu mendukung? "Gue heran mengapa malah ngebealin koruptor. "Ketuanya, anak buahnya, kadernya pula," jelasnya.

Baca juga: Berjumpa Para Kades, Muhaimin Tegaskan Ingin Perjuangkan Dana Desa Menjadi Rp 5 Miliar

didilionrch menceritakan runutan kasus korupsi BTS yang menjerat Johnny G Plate. Menurutnya, poin pertama korupsi BTS itu sudah dimulai sejak tahun 2020 sampai tahun 2022.

Poin yang kedua lanjutnya, mulai diselidikinya kasus ini pada bulan Agustus tahun 2022. Ketiga, Nasdem memutuskan untuk jadiin Anies Baswedan sebagai Bacapres bulan Oktober tahun 2022.

"Jadi duluan diselidikin baru keputusan Bacapres dari Nasdem. Kok bisa-bisanya Nasdem dikriminalisasi karena nekat dukung Anies?" ujarnya heran.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh akhirnya buka suara terkait penahanan terhadap Menkominfo Johnny G Plate terkait kasus korupsi BTS yang merugikan negara Rp 8 triliun.

Baca juga: Kepala BK Perdag Paparkan Arah Kebijakan dan Program Prioritas Kemendag Selama 2023 - 2024

Menurut Surya Paloh, terlalu mahal (tangan) Johnny G Plate untuk diborgol.

"Terlalu mahal dia untuk diborgol. Sebagai kapasitas menteri, sekjen partai, terlalu mahal," kata Surya Paloh dengan mimik tegang.

Surya Paloh mengaskan bahwa ia tetap menganut azas praduga tak bersalah.

"Tidak ada dari kita ini yang terlepas dari kesalahan, kehilangan, kebodohan, bahkan dosa," tandasnya.