LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Pelaku curamor yang menewaskan Bripka Arya Sumpena dikabarkan tewas tertembak di lokasi persembunyiaannya di Teluk Hantu, Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, dekat kawasan wisata Gigi Hiu, dekat berbatasan dengan Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Saat kabar ini dilansir, mayatnya masih dalam perjalanan dari lokasi penyergapan di Teluk Hantu ke RS Bhayangkara, Jl. Pramuka, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandarlampung, Jumat 15/5/2026).
Baca juga: Beralas Daun Pisang, Mayat Pelaku Pembunuh Bripka Arya Tiba di RS Bhayangkara
Baca juga: Terungkap, 2 Residivis Pembunuh Bripka Arya, 1 Tewas dan 1 Sekarat
Dijadwalkan, pukul 10.00 WIB, hari ini juga, Polda Lampung akan konferensi pers terkait masalah ini. Polda Lampung telah memburu keduanya sejak peristiwa akhir pekan lalu. Satu pelaku lagi dalam perawatan di rumah sakit yang sama.
Sebelumnya, Selasa (12/5/2026), penangkapan kedua pelaku yang menewaskan Bripka Arya Sumpena masih simpang-siur. Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf belum tegas menyatakan penggerebekan yang viral sehari sebelumnya di Kabupaten Lampung Timur.
"Masih proses penyelidikan, nanti setelah terkonfirmasi, kepastiannya, nanti kita pers rilis, kita masih konfirmasi ke sana kemarin, masih banyak yang perlu kita klopkan," katanya, Selasa (12/5/2026).

Jenazah eksekutor yang menewaskan anggota Polda Lampung
Terkait senjata api Anumerta Bripka Arya Sumpena, SH yang diduga dibawa lari pelaku, Irjen Pol. Helfi Assegaf juga belum menyatakan dengan tegas. "Belum, masih kita dalami dulu," pungkasnya.
Para wartawan menstop pers Irjen Pol. Helfi Assegaf setelah mengungkapkan kasus TPPO bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana di Polda Lampung.
Bripka Arya Sumpena (32), anggota Banit III Subdit IV Diintelkam Polda Lampung, gugur setelah berusaha mencegah aksi pencurian sepeda motor (curamor) milik karyawan toko kue tersebut, Sabtu (9/5/2026), pukul 05.30 WIB.

Pelaku
Subuh itu, Brigadir Arya Supena (32) berpakaian sipil melintas naik sepeda motor dan melihat dua pelaku sedang merusak kunci stang sepeda motor Honda Beat warna biru putih plat BE-2826-NBM milik karyawati Yussy Akmal bernama Nuraini Maya. (Hajim)
