LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Mobil Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) langsung merapat ke tempat dugaan penyiksaan terhadap 6 alumni IPDN yang baru sepekan magang di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Rabu (9/8/2023).
Pantauan Helo Indonesia Lampung. para petugas terlihat menuju lokasi olah TKP di Ruang Kabid Mutasi. Selasa (8/8/2023), Kabid Mutasi Denny Rolan bersama 10 anak buahnya yang juga alumni IPDN menghajar 6 alumni IPDN yang baru sepekan magang.
Farhan (20), salah seorang alumni IPDN Angkatan XXX babak belur dihajar para seniornya. Paman dan bibinya tak terima atas penyiksaan hingga babak belur keponakannya. Hingga kini, keponakannya masih ditangani RSUD Abdul Moeloek.
"Keponakan saya yang baru lulus bulan Juli lalu aniaya oleh seniornya sendiri di dalam ruangan, dengan memukul dan menendang sampai gak bisa jalan,kami sudah lapor ke Polisi," ujarnya.
Baca juga: Bunda PAUD Riana Sari Arinal Buka Workshop Kurikulum Merdeka
Menurut Dewi, bibinya, keponakannya diduga disiksa dengan cara dipukul secara bergilir dengan mata ditutup lalu dibiarkan begitu saja. Adiknya yang kemudian membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM).
Hingga Rabu siang (9/8/2023), kondisi Farhan masih dalam perawatan. "Kondisinya masih buruk, dada dihajar berkali-kali, ditendang, dan lainnya," kata Dewi. Tak hanya Farhan, kawan-kawannya juga.
Dia mendengar ada 10-an orang yang juga konon kakak leting Farhan, angkatan XX1X sedangkan Farhan angkatan di bawahnya, XXX.
Peristiwanya sendiri berdasarkan informasi yang dikumpulkan Helo Indonesia Lampung terjadi pada Selasa (8/8/2023), sekira pukul 18.30 WIB. Sekitar 10 alumni IPDN Angkatan XXIX menghajar 6 alumni Angkatan XXX.
Baca juga: Gubernur Arinal Audiensi Bersama Puteri Anak dan Puteri Remaja Lampung
Para kakak leting Angkatan XXIX menganiaya para adik letingnya hingga babak belur dan masuk rumah sakit. Kabarnya, sejumlah pejabat mengetahui peristiwa kekerasan ini dan keluarga yang jadi korban ada yang lapor polisi.
Diduga, pemicunya, 6 alumni Angkatan XXX keluar, tidak ikut kegiatan. Helo Indonesia Lampung berusaha mengkonfirmasi peristiwa ini ke Kepala BKD Meiry Harika Sari, S.STP.,MM.
Dia masih mencari tahu kabar tersebut. "Saya cari info, posisi saya masih DL (dinas luar)," kata Meiry kepada Helo Indonesia Lampung, Rabu siang (9/8/2024).
Helo Indonesia Lampung juga mendatangi Kantor BKD Lampung untuk mengkonfirmasi Kepala Bidang Mutasi Denny Rolan. Namun, mereka yang ada di kantor tersebut mengatakan tak ada di tempat. (Hajim)
